Wow, Jenis Kopi Asal Indonesia Ini Jadi Incaran Perusahaan Kedai Kopi Amerika!

Presiden Jokowi saat mengopi bersama di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/10) petang. (Foto: Humas/Jay).

INFONAWACITA.COM – Salah satu jenis kopi asal Indonesia, berpotensi besar menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia. Hal itu disampaikan oleh pembeli biji kopi langsung di tingkat petani dari Vigilante Coffe Company, Awan Suryo Prasetyo. Jenisnya adalah kopi arabika Kerinci

“Arabika Kerinci punya potensi menjadi komoditas unggulan ekspor. Dengan catatan, petani harus konsisten terhadap proses paska panen. Untuk meningkatkan kualitas,” kata Awan Suryo Prasetyo, Selasa (09/01).

Menurut dia, kopi arabika Kerinci memiliki kriteria yang bagus dan tidak kalah dengan daerah lain. Dari segi cita rasa, kopi Kerinci pun memiliki karakter yang menarik.

“Kopi arabika Kerinci punya karakter menarik. Accidity (keasaman) ada. Kemudian rasa rempah dan buahnya juga ada,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Vigilante Coffe Company merupakan kedai kopi independen yang berpusat di Washington DC Amerika Serikat. Perusahaan ini membeli langsung kopi dari petani di Indonesia. Termasuk kopi arabika Kerinci.

Bahkan kedai kopi tersebut telah memesan biji kopi (green bean) giling basah sebanyak satu kontainer. Atau sama dengan 18 ton yang dibeli langsung ke petani di Kerinci.

“Kita membangun hubungan langsung dengan petani. Kkarena kalau kita ingin kopi yang bagus, kita bisa kasih tahu mereka (petani) bagaimana kriterianya,” katanya.

Petani memanen biji kopi arabika di lahan pertanian Desa Sungai Rumpun, Gunung Tujuh, Kerinci, Jambi. (Foto: Antara/Wahdi Septiawan/ss/mes/14).
Syarat Komoditas Unggulan Ekspor

Untuk menjadi komoditas unggulan ekspor di Indonesia itu, papar Awan, petani atau pun prosesor kopi arabika Kerinci yang sangat dibutuhkan adalah konsistensi. Terutama saat panen hingga proses paska panen.

Jika petani atau pun proses kopi tidak konsisten pada proses itu, misalnya demi mengejar untuk memenuhi pasokan, maka bisa membuat biji kopi tidak berkualitas. Sehingga pembeli atau buyer akan beralih.

“Harus konsisten ya. Misalnya petik matang konsisten. Kemudian proses paska panen. Karena itu akan menentukan kualitas biji kopi yang bagus,” jelasnya.

Di Provinsi Jambi, kopi arabika Kerinci hanya tumbuh di wilayah Kabupaten Kerinci. Kawasan ini merupakan daerah dataran tinggi dengan ketinggian 1.400-1.700 meter dari permukaan laut (mdpl).

Selain arabika, Jambi juga memiliki jenis tanaman kopi Robusta. Tumbuh di wilayah Kabupaten Merangin yang merupakan daerah dataran sedang. Dengan ketinggian rata-rata 800 MDPL.

Kemudian kopi jenis Liberika juga dimiliki Jambi. Kopi Liberika tersebut tumbuh di lahan gambut dataran rendah. Dengan ketinggian 0-100 MDPL.