Wow, 5 Sektor Industri Ini Diprediksi Bakal Melesat Pada 2018!

Presiden Jokowi di Balai Besar Pengembangan Latih dan Kerja, Bekasi, pada Rabu, 27 Desember 2017. (foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM – Optimisme Pemerintah Indonesia atas arah perekonomian, mulai terasa. Sebut saja Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio. Menurutnya, tahun depan industri pasar modal Indonesia tetap positif.

“Komitmen pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur. Serta stabilitas politik dan keamanan yang terjaga. Merupakan salah satu faktor kunci bagi industri pasar modal,” kata Tito seperti dikutip dari Antara pada Kamis (28/12).

Sementara itu, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, juga melontarkan optimisme lain. Menurutnya, tahun depan akan ada lima sektor industri yang akan tumbuh.
Menteri Airlangga menyebut industri itu yakni industri otomotif, elektronika, kimia farmasi, serta makanan dan minuman.

“Kita melihat kalau hambatannya dikurangi, tekstil, alas kaki juga akan naik,” kata Airlangga di Jakarta.

Antisipasi Hambatan

Menurut Airlangga, masih terdapat beberapa hambatan yang perlu diantisipasi tahun depan. Salah satunya adalah penetapan tarif bea masuk di beberapa negara untuk produk-produk dari Indonesia.

Hambatan tarif tersebut masih terjadi. Sebabnya karena sejumlah kemitraan kerja sama ekonomi belum rampung disepakati. Di antaranya dengan Eropa, Amerika Serikat dan Australia.

“Kalau perundingannya sudah selesai, semua akan naik. Termasuk tekstil dan alas kaki,” tukas Airlangga.
Dalam jangka panjang, ketua umum DPP Partai Golkar ini mendorong industri dalam negeri untuk berinovasi. Sehingga mampu bersaing di kancah global.

Pembangunan SDM

Sejalan dengan itu semua, dalam jangka menengah, Kemenperin tengah mempersiapkan sumber daya manusia. Khususnya sektor industri yang terhubung dan sesuai. Atau link and match antara pendidikan vokasi dengan industri.

Kementerian Perindustrian juga mematok target pertumbuhan industri 2018. Angkanya mencapai 5,67 persen hingga akhir tahun. Dengan mengandalkan beberapa sektor industri nasional.

Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian akan mendorong sektor-sektor tersebut. Tujuannya agar bisa mencapai target pertumbuhan industri tahun depan.

Dia juga mengatakan, Kementerian Perindustrian akan mendorong industri yang memiliki daya saing di pasar global. Di antaranya industri otomotif dengan menggandeng industri terkait dari Jepang dan Korea Selatan.