Wamen ESDM Berpendapat Penambahan Daya Listrik Mudahkan Produktivitas

Warga memeriksa meteran listrik prabayar sebelum diisi ulang. (foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ss/kye/15)

INFONAWACITA.COM – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan jika seharusnya masyarakat tidak perlu risau dengan wacana penambahan daya listrik. Justru, kata Arcandra, hal tersebut akan baik untuk masyarakat karena akan membantu segala aktivitas yang membutuhkan energi listrik besar.

Terlebih imbuhnya, jika harga listrik yang dibayarkan per/kWh sama saja dengan langganan listrik 900VA. Seperti diketahui golongan pelanggan listrik RT terbagi dalam tiga kelas, yakni golongan Rumah Tangga (R-1) 900 VA-RTM, 1.300 VA, dan 2.200 VA. Nantinya, tiga kelas ini akan dihapus karena rentang satu sama lain terbilang dekat. Namun, pemerintah berencana akan menghapuskan golongan 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.

“Tetap ada yang 450 dan 900 VA tapi yang disubsidi oleh pemerintah, yang non subsidi golongan 900VA, 1.300 VA dan 2.200 VA itu disatukan menjadi 4.400 VA,” kata Arcandra di Gedung Kementerian ESDM pada Jumat (10/11).

“Jadi masyarakat kalau mau pasang setrika tidak usah takut tiba-tiba mati, mau pasang kulkas tidak takut tiba-tiba mati, kalau dinaikin kan jadi mudah mau pasang apa-apa gampang,” imbuh Arcandra.

Meski demikian Arcandra juga meyakinkan jika pemerintah juga akan terus berupaya membuat harga listrik jauh lebih murah.

Langkah Menuju Negara Maju

Langkah ini, kata Arcandra, justru menjadi sebuah kemajuan, karena pada dasarnya konsumsi listrik per kapita merupakan salah satu indikator yang menunjukkan produktivitas sebuah negara maju.

“Suatu negara dapat dikatakan sebagai negara maju apabila konsumsi listrik mencapai sekitar 4.000 kWh per kapita,” jelas Arcandra.

Sebelumnya Menteri ESDM Ignasius Jonan juga mengungkapkan jika nantinya, pelanggan nonsubsidi hanya akan terbagi pada dua kelas golongan, yakni 4.400 VA dan 13.200 VA.

Jonan menjelaskan, PLN membagi golongan pelanggan listrik RT dalam tiga kelas, yakni golongan Rumah Tangga (R-1) 900 VA-RTM, 1.300 VA, dan 2.200 VA. Nantinya, tiga kelas ini akan dihapus karena rentang satu sama lain terbilang dekat.

“PLN sendiri sepakat mengubah kelas golongan langganan rumah tangga dari 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA akan dihapus kecuali yang menerima subsidi, yang lain mungkin sekalian 4.400 VA, 13.200 VA,” kata Jonan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/11). (DS/yi)