Usut Korupsi Pembangunan Masjid Al-Fauz, Polri Belum Berencana Panggil Sylviana Murni

INFONAWACITA.COM – Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri kembali melakukan pemeriksaan fisik bangunan Masjid Al-Fauz yang berada didalam Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (16/1).

Dari pantauan di lapangan, para penyidik terlihat membawa tumpukan berkas dan didampingi Kepala Bagian (Kabag) Umum Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008-2010, Ryas bersama Kabag Umum Wali Kota Jakarta Pusat saat ini, Prasetyo.

Para penyidik memeriksa bangunan gedung masjid didampingi ahli konstruksi dan terlihat membongkar salah satu dinding tembok dan dalam kesempatan lain mengetuk-ngetuk pilar masjid. Namun hingga pemeriksaan selesai, para penyidik tidak menyampaikan keterangan kepada awak media.

Penyelidikan serupa juga sempat terpantau media ketika sejumlah penyidik Bareskrim melakukan pemeriksaan fisik bangunan masjid serta melakukan penggeledahan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (11/1) lalu. (baca: Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Al-Fauz, Bareskrim Periksa Sekda DKI Jakarta )

Terkait kegiatan saat itu, Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri, Kombes Pol Erwanto mengatakan sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat tahun 2010 lalu.

Masjid Al-Fauz dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2010, sebesar Rp 27 miliar.

Memeriksa Sylviana Murni

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengatakan Mabes Polri berencana memanggil calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni dalam kasus tersebut. Sylviana diketahui menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008-2010.

“Saat ini masih penyelidikan, apabila penyidik membutuhkan keterangannya pasti akan dipanggil,” kata Rikwanto di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (14/1) lalu. (baca: Penyelidikan Korupsi Pembangunan Masjid Al-Fauz Bermula dari Laporan LSM )

Menurut Rikwanto, sampai saat ini pihaknya belum menentukan jadwal pemeriksaan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono tersebut. Jika dilakukan pemeriksaan, kata Rikwanto, Sylviana akan dimintai keterangan sebagai saksi karena yang bersangkutan melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut. “Tapi sampai saat ini penyidik Bareskrim belum berencana melakukan pemanggilan,” kata Rikwanto.

Terkait kasus ini, kata Rikwanto, penyidik Bareskrim Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah, Rabu (11/1) lalu. Saefullah diketahui menjabat Wali Kota Jakarta Pusat periode 2010-2014 yang diangkat pada 4 November 2010 menggantikan Sylviana Murni yang dipromosikan menjadi Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Fauzi Bowo. (GR/AK)