Usai Kunjungi Agats, Ini Permintaan Presiden Jokowi ke Pemkab Asmat

Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Papua. (Foto: ksp)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Kabupaten Asmat memberikan perhatian serius terhadap penanganan dan pemenuhan gizi anak-anak dan balita.

“Untuk masalah gizi anak-anak, saya berpesan kepada Pak Bupati (Bupati Asmat Elisa Kambu) agar hal ini betul-betul diperhatikan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Timika usai kembali dari kunjungan kerja selama tiga jam di Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (12/4/2018).

Presiden mengapresiasi berbagai program yang telah dilakukan kementerian terkait bersama Pemkab Asmat dan Satgas TNI setelah dicabutnya status Kejadian Luar Biasa/KLB campak dan gizi buruk di wilayah Asmat.

Baca Juga: Ini Penyebab Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Asmat

“Semua sudah berjalan dengan baik. Misalnya untuk air bersih, nanti bulan Agustus sudah selesai semuanya,” ujar Presiden.

Dalam kunjungan kerja ke Asmat, Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Menteri PU-PR Basuki Hadi Moeljono dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek juga meninjau sejumlah proyek infrastruktur yang dibangun di Asmat seperti jembatan, penampungan air bersih dan perumahan sehat untuk masyarakat.

Penampungan air bersih dibangun di sembilan titik, lima diantaranya di Kota Agats dan empat lainnya di distrik-distrik yang lain.

Kementerian PU-PR juga membangun rumah-rumah sehat untuk masyarakat di Kota Agats.

Baca Juga: Pemerintah Ungkap Rahasia Pembangunan Infrastruktur Pemukiman di Asmat

Fasilitas Perumahan

Presiden meminta fasilitas perumahan masyarakat tersebut segera diselesaikan dan harus dilengkapi dengan jembatan untuk dapat dilintasi warga.

Untuk diketahui, pemukiman warga Agats dan Asmat pada umumnya dibangun di atas lahan rawa-rawa dengan konstruksi kayu besi dan kayu mangrove.

Guna menghubungkan satu rumah dengan rumah yang lain, Pemkab Asmat membangun jembatan beton (sebagian masih jembatan kayu) di sekeliling Kota Agats.

Pada periode September 2017 hingga pertengahan Januari lalu, wilayah Asmat dilanda wabah campak dan gizi buruk yang menelan korban lebih dari 70 jiwa anak-anak.

Rombongan Presiden Jokowi selanjutnya bertolak menuju Sorong, Provinsi Papua Barat untuk melanjutkan kunjungan kerja selama dua hari di wilayah itu. (ANT/HG)