Turunkan Harga, Pemerintah Genjot Investasi Sektor Pangan

Foto : jawapos.com

INFONAWACITA – Pemerintah berjanji akan menggenjot investasi di sektor pangan karena masih banyaknya masalah terkait bahan pangan di Tanah Air.

Masalah itu menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong hanya bisa diatasi dengan investasi mengingat potensi di sektor tersebut masih sangat besar.

“Salah satu niat saya mengikuti arahan Bapak Presiden, di mana akan menggenjot investasi di sektor pangan. Setelah setahun di Kemendag, saya sekarang sangat hafal kendala rantai pasok, produksi dan distribusi pangan,” kata Thomas Lembong di Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Dia menambahkan saat ini pemerintah belum puas dengan tren sektor pangan karena harga dan pasokan belum ideal karena pasar masih belum memuaskan. Dibutuhkan investasi di sektor pergudangan, modernisasi rumah potong hewan hingga penggilingan beras dan lainnya.

“Ini akan membuat efisiensi yang tinggi dan itu juga peluang investasi. Dengan ada investasi, pasti profitable,” kata Thomas Lembong.

Dari catatan BKPM pada semester pertama 2016, sektor industri makanan menjadi salah satu dari lima sektor utama yang masuk daftar lima besar paling banyak menarik investasi baik PMDN maupun PMA.

Sejauh ini realisasi investasi semester pertama 2016 mencapai Rp298,1 triliun atau 50,1 persen dari target realisasi investasi nasional sebesar Rp 594,8 triliun. Realisasi investasi semester pertama 2016 itu terdiri atas PMDN sebesar Rp 102,6 triliun dan PMA sebesar Rp 195,5 triliun. (TN)