Tokoh NU: Perjuangan NU Bagian Amanat Bung Karno

INFONAWACITA.COM – Lahir dari keluarga Muhammadiyah ternyata membuat sosok Presiden RI pertama Ir. Soekarno juga menjadi panutan Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Asep Irfan Mujahid memastikan, apa yang diperjuangkan NU saat ini dalam menjalankan Islam Nusantara adalah bagian dari melanjutkan amanat Bung Karno.

Dalam diskusi di Kantor DPP Taruna Merah Putih Asep menjelaskan, pidato 1 Juni 1945 yang disampaikan Bung Karno menjadi sebuah bukti, bagaimana Bung Karno menempatkan nilai agama lebih diatas segalanya.

“Apa yang menjadi pemikiran Bung Karno betul-betul mencerminkan Islam Indonesia sejati. Islam Indonesia ialah Islam yang menghargai ke-Indonesiaan dan ke-Nusantaraan,” jelas Asep.

“Maka apa yang menjadi perjuangan dan dikampanyekan NU melalui Islam Nusantara, jadi bagian melanjutkan amanat Bung Karno,” imbuhnya.

Sayangnya, kata Asep, saat ini banyak anak muda yang disebut generasi milineal mulai melupakan sejarah bangsa. Sehingga, jelas Asep, tidak heran ketika mereka malah menjadi mudah termakan budaya-budaya Islam luar kebangsaan yang sifatnya bisa memecah belah.

Seperti dibuktikan pada sebuah survei yang dilakukan tahun 2017 lalu, jelas Asep, dimana memperlihatkan bahwa 10 persen anak muda usia SMP dan SMA sepakat dengan pendirian negara khilafah.

“Maka jangan heran ketika generasi milineal banyak terprovokasi. Mereka tidak melakukan kroscek, langsung share dan upload di medsosnya untuk kemudian jadi viral,” jelas Asep.

Sejarah yang Dibengkokan

Diperparah lagi, tambah Asep, produksi sejarah zaman Orde Baru yang menempatkan Bung Karno seakan-akan di luar ke-Islaman yang masih ada hingga kini.

Oleh karenanya, jelas Asep, inilah saatnya NU berdiri di garda terdepan untuk bisa mengkampanyekan dan meluruskan sejarah selama ini. Dimana perjuangan Bung Karno dan agama Islam di Indonesia tidak terpisahkan.

“Pembelaan Bung Karno terhadap Islam tidak disampaikan secara otentik. Maka ini jadi tugas kita untuk meluruskan,” tandasnya. (DS/zh)