TNI AL Resmi Miliki Tiga Kapal Baru

Dua orang prajurit TNI AL mengamati Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tarakan-905 ketika akan sandar di Dermaga Madura Ujung, Koarmatim, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/9). KRI Tarakan-905 produksi PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (persero) merupakan jenis kapal Bantu Cair Minyak (BCM) akan memperkuat jajaran Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmatim. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd/16

INFONAWACITA.COM – TNI Angkatan Laut resmi diperkuat armada baru, yakni satu unit Kapal Angkatan Laut (KAL) 28 M dan dua unit “Combat Boat” AL D-18 produksi PT Tesco Indomaritim.

Penyerahan tersebut melalui upacara serah terima tiga kapal yang dipimpin Asisten Logistik (Aslog) Kasal Laksamana Muda TNI Mulyadi, di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Rabu (27/12).

KAL 28 M tersebut diberi nama KAL Pulau Siantan II-4-52, sedangkan ke dua unit Combat Boat masing-masing diberi nama Patkamla Pulau Pagerungan dan Patkamla Pulau Semau.

Ketiga Kapal ini akan menambah kekuatan TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya sebagai sarana patroli terbatas diwilayah Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya, Lantamal VII Kupang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarempa.

Dalam amanatnya Aslog Kasal mengatakan, pengadaan tersebut dibangun telah melalui mekanisme dan kriteria pembangunan kapal secara komprehensif mulai dari tahap design, uji laboratorium hidrodinamika, sampai dengan pembangunan serta di awasi oleh Satgas dan biroklasifikasi RINA (Registro Italiano Navale), sehingga dapat memenuhi tingkat “readness” dan “sustainability“.

Pengadaan KAL dan Combat Boat tersebut, kata Laksamana Muda TNI Mulyadi, merupakan bagian dari Renstra TNI Angkatan Laut, dalam upaya mewujudkan kekuatan pokok minimum TNI Angkatan Laut tahun 2010-2024.

“Saya berharap kepada satuan penerima dan Bintek terkait agar terus memonitor kondisi teknis KAL dan Combat Boat tersebut, berkaitan dengan jaminan pemeliharaan yang diberikan oleh PT Tesco Indomaritim sebagai perusahaan pembuat dan kapa-kapal tersebut dapat dioperasikan secara maksimal,” ujarnya.

Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan peresmian dan pelantikan Komandan KAL Pulau Siantan 11-4-52 yang dijabat oleh Kapten Laut (P) Adi Putra Parlindungan lulusan alumni Akademi Angkatan Laut Angkatan Ke-55.

Saat pelantikan Komandan KAL Aslog Kasal mengatakan bahwa penugasan pada jabatan-jabatan strategis ini merupakan wujud kepercayaan pemimpin TNI Angkatan Laut kepada para Perwira terbaik untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas dan kemampuan konsepsional dalam membangun TNI Angkatan Laut handal dan disegani serta berkelas dunia.

“Atas nama Kepala Staf Angkatan Laut, saya berpesan, pelajari dan explore kemampuan dan performance kapal secara maksimal guna mengatasi medan tugas yang akan dihadapi,” tegas Aslog Kasal.

KAL 28 M dan Combat Boat Aluminium D-18

KAL 28 M merupakan Kapal Angkatan Laut yang memiliki tanda-tanda khusus dengan persyaratan teknis dan operasional tertentu yang dibagi berdasarkan proyeksi penugasan dan disesuaikan dengan satuan kerja yang mengoperasionalkannya.

Sedangkan Combat Boat Aluminium D-18 merupakan Kapal cepat yang dilengkapi dengan senjata sedang jenis mitraliur 12,7 mm, yang memiliki fungsi asasi untuk melaksanakan pengejaran, penangkapan dan penyelidikan, peperangan khusus anti teror aspek laut dan kegiatan infiltrasi melalui laut serta didisain juga untuk mampu melaksanakan “Search and Rescue” (SAR). (ANT/HG)