Empat Tahun NTT Diguncang Gempa 2.636 Kali

Ilustrasi (Foto: dokumen)

INFONAWACITA.COM – Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi wilayah Indonesia yang memiliki tingkat kegempaan paling tinggi di Indonesia. Dalam waktu empat tahun, NTT sedikitnya telah diguncang gempa 2.636 kali.

Menurut pejabat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang, Mohammad Hairidzulhi, Rabu (18/1), data ini berdasarkan Monitoring Regional Seismic Center (RSC) Kupang. “Berdasarkan pada kondisi tektonik, NTT memang merupakan wilayah yang sangat kompleks pola tektoniknya. Hasil monitoring gempa dari tahun 2012-2016, di Regional Seismic Center (RSC) Kupang, telah terjadi 2.636 kali gempa bumi di wilayah ini,” ujar Hairidzulhi.

Dengan data tersebut, lanjutnya, wilayah NTT yang berbasis kepulauan ini menjadi salah satu wilayah Indonesia yang memiliki tingkat kegempaan paling tinggi. Menurut dia, generator penggerak gempa bumi di wilayah NTT disebabkan ada benturan lempeng Indo-Australia, yang menunjam lempeng Eurasia. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya zona subduksi di sepanjang wilayah bagian selatan NTT.

“Pergerakan lempeng tektonik ini menyebabkan terjadinya patahan naik busur belakang atau biasa disebut patahan naik (back arc thrust) dan beberapa patahan lokal di wilayah NTT,” kata Hairidzulhi.

Untuk tahun 2016, lanjut dia, tingkat intensitas gempa bumi di NTT mencapai 660 kali, dengan 29 kali gempa dirasakan cukup keras oleh masyarakat. Sementara itu, dilihat dari skala intensitas gempa, guncangan yang paling merusak terjadi pada 2 Februari 2016 di Sumba Barat, yaitu maksimal skala intensitas adalah III SIG (V-VI MMI).

Namun meskipun kerap dilanda gempa bumi, lanjutnya, kedalaman pusat gempa lebih didominasi gempa bumi dangkal dengan jumlah 390 kali, kemudian diikuti gempa menengah 225 kali, dan gempa bumi dalam sebanyak 44 kali.(AR/ANT)