Tiba di Vietnam, Presiden Langsung Ikuti KTT APEC

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana dan rombongan mendarat di Da Nang International Airport, Vietnam pukul 14.10 waktu setempat (WS) dan tiba di Furama Resort, Viet Nam, Jumat (10/11) pukul 14.30 aktu setempat. (foto: Setkab)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo tiba di Da Nang, Vietnam, Jumat (10/11), untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC).

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo dan sejumlah pejabat lainnya.

Sedangkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong sudah lebih dulu tiba di Da Nang.

Sebelumnya Presiden TELAH menyampaikan empat tujuan utama yang ingin didorong Indonesia dalam KTT APEC ini.

Pertama adalah menghilangkan hambatan non-tarif bagi produk produk Indonesia yang berkontribusi kepada pembangunan pedesaan dan upaya pengentasan kemiskinan.

Kedua mempersempit kesenjangan ekonomi dan meningkatkan inklusivitas, ketiga mempercepat pembangunan infrastruktur dan keempat berupaya untuk mengedepankan “real time base policy”.

Presiden pada hari ini direncanakan untuk menghadiri APEC Business Advisory Council, pertemuan bilateral dengan Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski serta pertemuan dengan sejumlah pelaku usaha.

Sejumlah pemimpin ekonomi anggota APEC juga sudah tiba di Da Nang antara lain adalah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Justin Trudeau, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Meksiko Enrique Pea Nieto, Presiden Chile Michelle Bachelet.

Tema APEC 2017 adalah “Menciptakan Dinamika Baru, Membina Masa Depan Bersama” akan fokus membahas beberapa masalah, antara lain perekonomian berkesinambungan, integrasi regional, penguatan daya saing usaha mikro kecil dan menengah, perubahan iklim dana pertanian.

Finalisasi Bogor Goals

APEC yang didirikan pada 1989, pada tahun ini memasuki fase finalisasi “Bogor Goals” mengenai liberalisasi perdagangan dan investasi pada tahun 2020, ada hambatan yang muncul dalam proses globalisasi dan integrasi ekonomi.

Ada 21 entitas ekonomi yang menjadi anggota APEC yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Taipei, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam.

Anggota-anggota APEC mewakili 39 persen populasi dunia, menyumbang 57 persen dari PDB dan 49 persen perdagangan global. (ANT/HG)