Tiba di Istana Presiden, Antasari Ingin Berterima Kasih pada Jokowi

INFONAWACITA.COM – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar ingin menyatakan terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyusul dikabulkannya permohonan grasinya.

Rasa terima kasihnya akan disampaikan langsung kepada Kepala Negara, yang rencananya akan menemuinya pada pukul 16.00 WIB, Kamis (26/1) sore ini. “Ingin berterima kasih atas grasi yang sudah dikabulkan beliau, itu saja,” ungkap Antasari saat tiba di Istana Presiden, Jakarta.

Antasari menjelaskan, permohonan untuk bisa bertemu dengan Presiden Jokowi sudah disampaikan sebelum grasi dikabulkan. Namun baru dijawab setelah grasi dikabulkan. Antasari enggan mengungkapkan apakah dirinya akan menjelaskan kasusnya kepada Presiden, yang membuatnya harus mendekam di penjara selama 6 tahun.

“Mohon beri saya kesempatan bertemu beliau dulu ya,” jawab Antasari lalu masuk ke ruang tunggu tamu di kompleks istana.

Presiden Jokowi tanggal 16 Januari lalu telah menandatangani Keppres yang mengabulkan permohonan grasi Antasari, yang berisi pengurangan masa hukuman pidana dari 18 tahun, menjadi 12 tahun. Keputusan ini sudah disampaikan kepada PN Jakarta Selatan pada 23 Januari 2017. Pihak Istana menyatakan, salah satu yang mendasari dikabulkannya grasi tersebut adalah pertimbangan yang disampaikan Mahkamah Agung (MA).

Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly menyatakan, dengan grasi itu maka Antasari bebas. Menkumham juga mendukung upaya Antasari membongkar kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang terjadi pada 2009 itu.

Antasari Azhar dijatuhi hukuman 18 tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan pada Februari 2010 dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen tahun 2009 dan menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang. Pada 10 November 2016 lalu Antasari dinyatakan bebas bersyarat setelah memenuhi sebagian masa tahanan dari jumlah hukuman 18 tahun penjara dan mendapatkan remisi 53 bulan 20 hari.(ANT/AR)