Terungkap, Motivasi Ngabalin Berbalik Arah Dukung Presiden Jokowi Karena Fakta Ini

Ali Mochtar Ngabalin usai dilantik sebagai Tenaga Profesional KSP di Istana, Jakarta (foto: Humas KSP)
Ali Mochtar Ngabalin (ketiga dari kanan) usai dilantik sebagai Tenaga Profesional KSP di Istana Negara, Jakarta (foto: KSP)

INFONAWACITA.COM – Politisi Golkar Ali Mochtar Ngabalin menceritakan bagaimana akhirnya ia berpindah dari pihak pengkritik menjadi pihak pro Presiden Jokowi. Cerita keluarganya di Papua menjadi salah satu alasan Ngabalin berbalik arah.

Hal ini diceritakannya dalam acara Prime Talk metro tv pada Kamis malam (24/5/2018). Ngabalin menceritakan baru 3 hari lalu ia berbicara dengan Presiden soal pengangkatannya sebagai Staf Khusus Presiden di Kantor Staf Presiden (KSP).

Info terkait: Ngabalin Masuk Staf Kepresidenan, PDIP: Bukti Kebesaran Hati Presiden Jokowi

Saat itu Presiden Jokowi mengajaknya bergabung di KSP. Saat itu, jelas Ngabalin, ia sudah mantap untuk menerima pinangan tersebut. Hal yang membuatnya mantap menerima pinangan Presiden lantaran dirinya selama ini melihat cerita kinerja Jokowi di Papua. Cerita-cerita tersebut langsung didapatnya dari keluarganya di Papua.

“Ibu saya ‘kan dari Jayapura, kakek saya ‘kan dari Fak Fak mereka menceritakan bagaimana trans itu dibangun, jadi kami di Jakarta jadi ada rasa bangga,” terang pria yang kerap memakai sorban itu.

Menurutnya ada ketulusan luar biasa dalam Kepemimpinan Presiden Jokowi dan pemerintahannya. Terlebih keyakinannya bertambah saat dirinya pertama kali mulai bekerja di KSP.

Menyebarkan Kebenaran

Info terkait: Moeldoko Angkat Bicara Soal Posisi Ngabalin yang Kerap Bertentangan dengan Pemerintah

Ngabalin mengakui, saat hari pertama bekerja di KSP akhirnya ia melihat bagaimana kerja serius pemerintah dalam menyelesaikan segala persoalan bangsa. “Begitu saya ke Istana saya lihat cara kerja Istana, sayang yah kenapa kebenaran yang mereka lakukan ini tidak disuarakan lebih banyak. Itulah motivasi saya, kebenaran ini harus dikooordinasikan dengan baik,” jelasnya.

Ngabalin sendiri sebelumnya salah satu politisi Partai Golkar yang kerap mengkritik pemerintah. Meskipun Golkar sudah masuk ke dalam koalisi pemerintah, kritiknya terhadap pemerintah terus berlanjut. Ia juga salah satu politisi yang menggerakan aksi 411 saat menuntut pemenjaraan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (DS/yi)