Terkait Gempa dan Tsunami Palu, Moeldoko: Presiden Sudah Kerahkan Seluruh Jajarannya

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto: Humas KSP)

INFONAWACITA.COM – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mendapatkan laporan awal dari musibah gempa dan tsunami di Palu. Kepala Negara juga telah memerintahkan koordinasi yang cepat kepada seluruh jajarannya.

“Siagakan seluruh sumber daya kita untuk membantu masyarakat yang menjadi korban maupun keluarganya,” demikian perintah Presiden Jokowi yang diungkapkan Moeldoko dalam keterangan resminya Jumat malam (28/9/2018).

Oleh karenanya kata Moeldoko, Pemerintah tengah mengonsolidasikan dan menggerakkan seluruh sumber daya untuk mengatasi bencana gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

“Kominfo menginformasikan bahwa 726 BTS di Sulteng tak bisa berfungsi karena ketiadaan suplai listrik. Suplai listrik mati setelah terjadi gempa,” papar Moeldoko.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan terus memantau informasi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Moeldoko juga menjelaskan saat ini, Kementerian Kominfo telah mengirimkan telepon satelit ke lokasi untuk memperlancar arus komunikasi di daerah terdampak.

Berdasarkan pantauan BMKG, terjadi tsunami di Palu, dan berdasarkan saksi mata dan stasiun BMKG terjadi tsunami setinggi 1.5 m dikarenakan di daerah tsb berbentuk teluk sehingga lebih tinggi apabila terjadi kenaikan muka laut.

Kondisi ini telah diinformasikan oleh BMKG pada sore hari bahwa terjadi potensi tsunami 0.5 m-3m (siaga) sementara di Mamuju terjadi kenaikan muka laut setinggi 6 cm dan BMKG pun telah memberikan peringatan level ketinggian tsunami sebelumnya.