Tempatkan Pesawat Militer di Australia, AS Tingkatkan Ketegangan di Laut China Selatan

INFONAWACITA.COM – Meningkatnya klaim Tiongkok atas wilayah di Laut China Selatan direspons Amerika Serikat (AS) dengan rencana menempatkan lebih banyak pesawat militer di bagian utara Australia.

Juru Bicara Korps Marinir AS, Mayor Chris Logan, Rabu (25/1) mengungkapkan rencana AS tersebut. Rencana AS ini semakin meningkatkan ketegangan di sekitar Laut China Selatan. Menurut Logan, pengerahan marinir di Kota Darwin sudah disepakati tahun 2011 lalu, sebagai bagian penting pergerakan militer AS di bawah Presiden Barack Obama. Rencana ini juga memperkuat ikatan AS dengan Australia, sebagai basis operasi AS.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyampaikan statement keras terkait klaim teritorial Tiongkok di Laut China Selatan. Ditambahkan Logan, tahun 2017 ini AS akan mengirim empat unit helikopter MV-22 Osprey, yang akan meningkatkan jangkauan pasukan marinir dan lima unit helikopter AH-1W Super Cobra. Sementara jumlah personel yang ada akan tetap berjumlah 1.250 orang.

Australia dan Amerika Serikat telah sepakat pada Oktober lalu untuk membagi investasi infrastruktur dan biaya lain yang berhubungan dengan pengembangan 25 tahun senilai 1,5 miliar dolar AS.

Sebelumnya, kapal induk Tiongkok dilaporkan mendekati wilayah perairan Taiwan, yang membuat suhu politik memanas. Taiwan merespons dengan mengirim jet tempur dan kapal angkatan laut untuk melakukan survei dan mengawasi kapal-kapal Tiongkok yang melintas.

Meskipun begitu, Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan kapal-kapal induk Tiongkok yang baru kembali dari latihan militer di Laut China Selatan tidak melanggar laut wilayah Taiwan, namun memasuki zona identifikasi pertahanan yang berada di sebelah Barat Daya.(ANT/AR)