Tembus Satu Juta Ton, Pembudidaya Rumput Laut Didorong Tingkatkan Lagi Produksi

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat ikut memanen rumput laut. (Foto: djpb.kkp.go.id)

INFONAWACITA.COM – Produksi perikanan budi daya rumput laut di Sulawesi Tenggara mencapai satu juta ton pada 2017. Catatan itu disampaikan oleh Dinas Keluatan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Jumlah pastinya produksi budi daya rumput laut itu selama 2017 mencapai 1.004.008,32 ton,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra, Askabul Kijo, Selasa (13/2/2018).

Ia mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan daripada tahun sebelumnya. Angkanya yaitu mencapai 912.734,84 ton.

“Sekitar 80 persen dari hasil budi daya perikanan di Sultra merupakan budi daya rumput laut. Sehingga sektor ini sangat menjanjikan bagi nelayan,” katanya.

Rumput Laut di Sulawesi Utara

Ia melanjutkan, hampir semua kabupaten dan kota di Sultra merupakan daerah produsen rumput laut. Di luar Kabupaten Kolaka Timur yang tidak memiliki wilayah laut.

“Dari 17 kabupaten kota di Sultra, hanya Kolaka Timur yang tidak memiliki wilayah laut. Selebihnya memiliki garis pantai dan merupakan kawasan budi daya rumput laut,” jelasnya.

Ia juga merinci daerah yang menjadi sentra utama produksi rumput laut. Mulai dari Kabupaten Konawe Selatan, Wakatobi, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Muna, Muna Barat, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, dan Bombana.

Pemerintah, lanjut Askabul, telah memberikan bantuan berupa sarana budi daya rumput laut kepada kelompok nelayan budi daya. Termasuk bantuan bibit rumput laut.

“Kami terus mendorong kelompok nelayan pembudidaya agar senantiasa meningkatkan produksi. Sebabnya karena akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan nelayan,” tutupnya, seperti dikutip dari Antara.