Tegas Pangdam Iskandar Muda Atas Lahan Gambut yang Terbakar: Pemilik Lahan Harus Bertanggung Jawab

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.(Foto: kompas.com/Citra Indriani)
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.(Foto: kompas.com/Citra Indriani)

INFONAWACITA.COM – Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin meminta pemilik lahan bertanggungjawab. Atas peristiwa terbakarnya lahan gambut dalam beberapa pekan ini.

“Kepada masyarakat pemilik lahan, terutama bagi pelaku pembakar hutan dan lahan, agar segera melapor,” tegasnya saat meninjau kebakaran lahan gambut di wilayah Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan.

Dalam pers rilis yang dikirimkan Penerangan Korem/012 Teuku Umar yang diterima di Meulaboh, Pangdam IM bersama rombongan meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla-red) di wilayah Kabupaten Aceh Selatan. Melalui jalur udara.

Kedatanganya bersama As intel Kasdam IM, Aster Kasdam IM, Waas ops Kasdam IM di lokasi karhutla itu disambut Danrem 012/Teuku Umar (TU) Kolonel Inf Aswardi, SE. Serta jajaran untuk melihat langsung karhutla yang tengah terjadi.

Prajurit TNI bersama kepolisian dan petugas BPBD Aceh Selatan, berjibaku dengan titik api dan asap yang pekat ditengah cuaca panas dan terik. Berupaya memadamkan titik api yang membakar lahan gambut di kawasan setempat.

“Pemilik lahan dapat segera melapor kepada Pemerintah Daerah (pemda-red), Polsek maupun Koramil untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegas Pangdam didampingi Danrem 012 TU.

Dari lapangan Bakongan itu, Pangdam IM beserta rombongan menuju ke posko bencana. Kemudian memerintahkan kepada Camat Bakongan dan Keucik atau Kepala Desa setempat serta beberapa wartawan, untuk meninjau lokasi bencana Karhutla.

Hal itu diperintahkan Pangdam agar semua pihak terkait di daerah setempat dapat melihat langsung dari udara. Dengan harapan, agar Camat dan Keucik melihat, seberapa parah kebakaran lahan dan hutan di daerahnya.

Karhutla Sangat Dilarang Presiden Jokowi

Pangdam IM juga menegaskan kepada seluruh personil TNI dan Polri, agar ikut membantu Pemda dalam rangka memadamkan titik api. Serta terus melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan.

Di posko tersebut, Pangdam IM Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menyampaikan, seberapa besarnya dampak buruk bencana dari karhutla. Sehingga bencana ini menjadi salah satu perhatian serius dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Karhula sangatlah dilarang oleh Presiden Jokowi. Sehingga pelakunya harus dilakukan penegakan hukum. Kepada pemilik lahan ataupun pelaku pembakar lahan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tegasnya lagi, seperti dilansir dari Antara pada Rabu (13/6/2018).

Setelah dari posko bencana, Pangdam IM beserta rombongan langsung meninjau lokasi titik api kebakaran dengan menggunakan jalur darat. Turut mendampingi Pangdam IM, Dandim 0107/ Aceh Selatan, Kapolres Aceh Selatan, Kasi Intel Rem 012/TU, Kasi Ops Rem 012/TU, Sekda Aceh Selatan dan pejabat pemda.