Taufik: 50 Persen Pembangunan Prasarana KA Gunakan SBSN Untuk Menggerakan Perekonomian

PENGGANTIAN WESEL REL

INFONAWACITA.COM – Ketua Umum Forum Teknologi dan Inovasi Perkeretaapian Indonesia Taufik Hidayat menilai 50 persen kegiatan pembangunan prasarana kereta api tahun ini dibiayai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), adalah bagian prioritas pembangunan untuk menggerakan perekonomian.

“Prioritas Pemerintahan Jokowi-JK adalah pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur perkeretapian, untuk menggerakan perekonomian.” Kata Taufik di Jakarta, Jumat (20/1).

Lantas Taufik memberikan contoh, salah satu faktor kenapa ekonomi Tiongkok melejit, adalah pembangunan rel kereta api.

“Ekonomi Tiongkok maju karena membangun infrastruktur perkeretapian secara besar-besaran guna mendistribusikan pertumbuhan ekonomi ke daerah-daerah. Apapun dilakukan untuk tujuan tersebut” kata Taufik.

Selain itu kata Taufik  pendistribusian pertumbuhan dan pergerakan ekonomi ke daerah-daerah dan bahkan ke luar Jawa itu bertujuan memperkecil kesenjangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa.

“Untuk itulah makanya dibangun infrastruktur perkeretapian hingga keluar Jawa” kata Taufik.

Sebelumnya Direktur Jenderal Perkeretaaapian Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono mengatakan 50 persen kegiatan pembangunan prasarana kereta api tahun ini dibiayai oleh SBSN.

Pada 2017 ini, Ditjen Perkeretaapian memiliki program-program pembangunan prioritas seperti pembangunan jalur ganda, reaktivasi jalur KA serta pembangunan infrastruktur dan fasilitas lainnya yang sudah terbagi di masing-masing Balai Teknik Perkeretaapian. (HG)