Tampung Anak Berkebutuhan Khusus Pemerintah Perluas Sekolah Inklusi

INFONAWACITA.COM – Penempatan anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah reguler tanpa ada pemisahan dinilai lebih efektif dalam memberikan akses pendidikan yang bermutu.

Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus yang diwakili Achmad Yusuf mendorong semua pihak yang terkait dengan ABK untuk mengupayakan akses pendidikan bermutu melalui sekolah inklusi. “Kami berharap ABK dapat menikmati akses pendidikan di sekolah-sekolah sebab sekolah ABK terbatas,” ujar Achmad Sabtu, (11/2).

Achmad mengatakan sekolah khusus ABK di Indonesia hanya 2,2 ribu ditambah sekolah yang berstatus negeri hanya 250 sekolah. Sedangkan jika dibandingkan dengan data dari Susenas jumlah kebutuhan ABK yang bersekolah sekitar 500 ribu siswa.

Dengan pengembangan sekolah inklusi diharapkan ABK bisa bersekolah dimana saja dan tidak lagi menemui penolakan dari sekolah, guru dan wali murid serta tidak adalagi alasan kesulitan menerapkan kurikulum bagi ABK. “Tidak ada alasan sekolah reguler menolak ABK, termasuk masyarakat karena akses pendidikan ABK sudah ada undang-undangnya,” kata Achmad.

Sekolah berbasis inklusi bertujuan bukan hanya bagi ABK tetapi bagi semua anak untuk memahami nilai keberagaman serta kesamaan hak anak dalam mendapatkan pendidikan. (RA)