Tak Sengaja, Produk Warga Bondowoso Ini Justru Rambah Hingga Mancanegara

Kulit kopi yang bisa dijadikan saus. (Foto: Chuck S Widarsha)

INFONAWACITA.COM – Bagi banyak orang, kulit biji kopi pastinya dianggap sebagai sampah belaka. Lalu dibuang. Atau paling maksimal, kemudian dijadikan kompos.

Hal itu tak berlaku bagi orang yang kreatif. Kulit kopi justru bisa diolah menjadi saus. Loh, kok, bisa?

Kulit buah kopi bekas pengolahan biji kopi segar menjadi kopi siap minum itu dikenal dengan nama ‘cascara’. Yang dalam bahasa Spanyol artinya ‘kulit’.

Selain dapat dimanfaatkan sebagai minuman teh, ‘cascara’ ternyata juga dapat diolah menjadi beberapa jenis saus. Diantaranya adalah saus teriyaki dan saus ‘black pepper’.

Untuk mendapatkan kualitas yang bagus, ‘cascara’ yang digunakan harus yang berasal dari kulit biji kopi yang benar-benar sudah matang. Jika tidak, akan mempengaruhi kualitas saus yang dihasilkan.

Setelah dilakukan proses pemilihan, ‘cascara’ diseduh dengan air mendidih. Agar menghasilkan sari ‘cascara’. Air berasal dari sari ‘cascara’ itu masih dicampur dengan seduhan daun kopi.

Barulah air yang berasal dari sari ‘cascara’ dan sari daun kopi itu lantas dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Termasuk bubuk ‘cascara’, lada, dan lainnya. Maka, jadilah saus teriyaki yang siap diolah dengan bahan lain, sesuai selera.

“Sebenarnya bahan-bahannya sama seperti membuat saus teriyaki. Cuma air yang saya gunakan adalah air teh ‘cascara’ dan air daun kopi, ” tutur Michael Kurniawan, warga Kelurahan Dabasah, Bondowoso, Sabtu (10/2/2018).

Produk dari hasil olahan ‘cascara’ milik warga Bondowoso yaitu Saus Teriyaki dan Saus ‘Black Pepper’. (Foto: Chuck S Widarsha)
Inspirasi Ide

Menurut Michael, ide pembuatan saus dari ‘cascara’ tersebut didapatnya secara tak sengaja. Saat dia merasa stok ‘cascara’ yang dimilikinya berlebih.

“Selama ini yang saya tahu ‘cascara’ kan hanya dibuat minuman. Lantas munculah ide, gimana caranya agar ‘cascara’ ini bisa jadi bahan olahan lain,” ungkap Michael.

Setelah dilakukan riset, barulah diketahui, kulit biji kopi itu juga dapat dijadikan bahan baku olahan lainnya. Selain dapat dijadikan saus teriyaki, ‘cascara’ juga dapat diolah menjadi saus ‘black pepper’ dan beberapa jenis saus olahan lainnya.

Proses pembuatan saus teriyaki dan ‘black pepper’ berbahan ‘cascara’ itu saat ini masih dikerjakan dengan cara manual. Semua proses mulai dari mencampur bahan hingga menutup botol kemasan masih menggunakan tangan.

Pun saus tersebut belum dapat ditemui di pasaran. Karena sistem penjualannya masih menggunakan cara getok tular atau dari mulut ke mulut.

Meski demikian, saus produksi Michael Kurniawan itu justru sudah mulai merambah beberapa kota di Indonesia. Bahkan, seperti dikutip dari detik.com, sudah sampai ke Jepang dan sejumlah negara di Eropa.