Tak Ilmiah, Presiden Ogah Baca Buku “Jokowi Undercover”

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan, Minggu (11/9), di TPI Karangantu, Serang. (Foto: Humas/Jay)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan buku “Jokowi Undercover” tidak dilengkapi data-data ilmiah dan sumber-sumbernya tidak jelas. Karena itulah dia merasa tidak harus membaca dan mengomentari buku itu.

Seperti diketahui, kasus buku “Jokowi Undercover” yang ditulis oleh Bambang Tri saat ini masih ditangani pihak kepolisian, terkait laporan dugaan pencemaran nama baik, kebohongan dan menjurus fitnah kepada Presiden Jokowi.

Menanggapi hal itu, Presiden yang ditanya wartawan seusai menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Senin (16/1), tidak mau berkomentar banyak. “Kalau membuat buku itu harusnya ada kaidah-kaidah ilmiah, ada materi data yang harus diperdalam di lapangan. Memiliki sumber-sumber yang kredibel, dapat dipercaya, yang bercerita tentang hal tersebut. Kalau data-datanya tak ilmiah, sumber tidak jelas, kenapa saya harus membacanya dan mengomentari?” ujar Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.

Walaupun demikian, Presiden Jokowi sempat melontarkan candaan kepada wartawan, sambil bertanya siapa yang sudah baca buku itu. “Buku ‘Jokowi Undercover’ sudah baca belum? Siapa yang sudah? Ya baca aja sampai habis,” ujarnya disambut tawa para wartawan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol.Tito Karnavian juga menyatakan hal sama, bahwa buku tersebut secara penulisan tidak memenuhi kaidah-kaidah ilmiah dan cenderung menyudutkan pihak-pihak tertentu. Konten dalam buku tersebut juga dinilai mengarah ke fitnah, pencemaran nama baik dan kebohongan. Itulah yang mendasari kepolisian menetapkan status tersangka pada penulisnya.(AR/*)