Susi Pudjiastuti Terima Gelar Kehormatan Doktor Honoris Causa Dari ITS

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7/2017). Raker kali ini membahas tentang penyempurnaan alokasi anggaran tahun 2018 dan pembahasan RKAKL RUU APBNP 2017. Anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk tahun depan turun hingga Rp2 triliun, dari Rp 9,3 triliun menjadi Rp 7,3 triliun. foto; sindonews.com

INFONAWACITA.COM –  Berkat karena kontribusi kiprah Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti dalam dunia kemaritiman, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memberikan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (Dr HC) bidang pembangunan kelautan serta perikanan Indonesia

Rektor ITS Prof Joni Hermana memberikan gelar tersebut bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ITS ke-57 di kampus setempat, Jumat (10/11) dan menjadikan Susi Dr HC ke-3 ITS setelah Hermawan Kartajaya dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Joni mengungkapkan, proses pemberian gelar kehormatan itu kepada Susi cukup panjang yang dimulai sejak September 2016 yang lalu.

Dr HC yang ke-3 sejak 57 tahun lalu itu menunjukkan ITS cukup selektif dalam memberikan gelar itu.

“Kita butuh orang yang mampu membuat pembangunan terhadap bangsa dan dia telah menujukkan kinerja yang sangat baik dan signifikan,” kata Guru Besar Teknik Lingkungan itu.

Legitimasi

Susi mengaku dia sebenarnya tidak membutuhkan gelar itu, namun sebagai seorang profesional dan cinta kepada laut serta pertanggungjawaban sebagai seorang pejabat negara, legimitasi ini sangat penting untuk meneruskan kebijakan yang dilakukan KKP untuk diteruskan.

“Karena ini satu satunya yang bisa memastikan masa depan bangsa kita,” ujarnya.

Dengan legimitasi ini, lanjut dia, masih ada yang menyangsikan efektivitas kebijakan yang dibuat KKP. Penghargaan itu menjadi motivasi lebih kepada untuk meneruskan kebijakan yang telah dibuat.

Ditanya dirinya menangis menyampaikan pidato, Susi mengungkapkan dirinya ingat anak dan ibu bapaknya. Menurutnya jika bekerja dengan baik, maka apresiasi itu akan datang.

“Saya merasa apa yang telah terjadi di kelautan akan tercurah untuk semua bahwa laut harus dijaga kelangsungan dan keberlanjutannya. Saya bangga bisa membagi, Indonesia menang untuk mendapatkan kedaulatan lautnya,” kata Susi. (ANT/HG)