Sony Akui Ada Kesalahan Manajemen Transportasi Laut

INFONAWACITA.COM – Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur DKI Jakarta Sony Sumarsono tidak menampik bahwa ada kesalahan dalam pengelolaan keberangkatan ke Pulau Seribu dengan menggunakan kapal laut.

“Jelas ada kesalahan sebelumnya,  kalo manifest 100 tapi yg berangkat 200 ada kesalahan gak? Kalo mereka jual tiket Rp 70 ribu padahal bisa Rp 50 ribu? Jelas pasti ada kesalahan” kata Sony di Jakarta, Selasa (3/1).

Sony meminta Kementerian Perhubungan untuk melibatkan Pemprov DKI Jakarta dalam memperbaiki transportasi laut kepulauan seribu. “Jadi walaupun ini urusannya pusat, tapi kami meminta untuk ikut dilibatkan dalam perbaikan transportasi ini, karena bagaimanapun juga inikan masuk kedalam wilayah DKI Jakarta,” kata Sony.

Selain itu Sony berjanji akan menambah kapal penyeberangan komersil ke kepulauan seribu. “Nanti kita akan mengganti kapal yang lebih layak lewat Pelni, kami akan kordinasi dengan Kementerian Perhubungan mengenai perbaikan manajemen terkait pemberangkatan, dan semua yg terkait dengan keselamatan pemberangkatan,” kata Sony.

Langkah konkretnya lanjut Sonny nantinya akan ada kontrol ketat dalam pemberian izin berlayar. Setiap kapal yang berlayar nantinya harus memiliki sertifikat. “Nantinya harus ada sertifikat semua kapal kalau tdk punya sertifikat tidak boleh masuk muara angke saya kira itu,” katanya.

Lanjut Sony hal itu perlu dilakukan karena tujuan Pemprov DKI Jakarta untuk menjadikan Kepulauan seribu sebagai tujuan wisata tingkat internasional.

Sebelumnya DKI Jakarta sendiri memiliki delapan kapal non komersial untuk pemberangkatan ke kepulauan seribu. Kapal kapal tersebut berfungsi antara lain untuk moda transportasi anak sekolah dan kesehatan. (DS)