Solmet-Aksi Badja-DAG Kumpulkan Dukungan Pembubaran FPI

INFONAWACITA.COM – Solidaritas Merah Putih (Solmet), Aksi Badja, serta Demi Anak Generasi (DAG), menggelar aksi pengumpulan 10.000 tanda tangan untuk membubarkan Front Pembela Islam (FPI), menyusul pengeroyokan yang diduga dilakukan Ormas tersebut terhadap salah satu relawan calon pasangan Gubenur DKI Jakarta, di Monas, Minggu (8/1).

“Iya kami akan berupaya sampai kumpulkan 10.000 tanda tangan, untuk nantinya baru kami serahkan pada Mabes Polri dan DPR RI,” kata Amy salah satu kordinator yang juga anggota Solmet (Solidaritas Merah Putih), kepada Infonawacita.com. Aksi tersebut menurut Amy dilandasi dari tindak pengeroyokan salah satu relawan pasangan Gurbenur DKI Jakarta yang diduga dilakukan oleh FPI.

“Oiya jelas itu salah satu latar belakang dari munculnya petisi ini yah, dari kejadian kemarin kita bisa melihat betapa makin anarkisnya Ormas tersebut, dan kita sebagai masyarakat yang punya andil dalam menjaga ketertiban juga harus berani ikut mengambil sikap,” kata Amy.

Amy pun menyayangkan sepinya relawan yang ikut dalam aksi tersebut disinyalir karena ketakutan mereka terhadap Ormas tersebut. “Di-list-nya 75 orang tapi ternyata yang datang hanya 25 orang, kita juga menyayangkan yah, mungkin karena mereka masih trauma dengan kejadian Widodo beberapa waktu lalu,” kata Amy.

Akan tetapi Amy melanjutkan dirinya sempat kaget bahwa banyak juga masyarakat awam yang berani tanda tangan dalam petisi tersebut. “Kami sempat speechless yah, karena tadinya kami sempat minder dengan sedikitnya relawan kami yang datang, tapi ternyata masyarakat awam yang justru pakai kerudung itu berani untuk tanda tangan,” kata Amy. Dalam aksi tersebut mereka berhasil mengumpulkan 75 tanda tangan.

Maka dari itu kata Amy, untuk mencapai 10.000 tanda tangan kedepannya ia akan merancang strategi yang lebih mantap. “Memang aksi pagi tadi itu kalo bisa dibilang dadakan ya idenya baru semalam, makanya kami ke depannya akan rancang dengan strategi yang lebih matang lagi, kami juga akan kumpulkan relawan yang betul-betul relawan dan berani untuk ikut turun,” kata Amy menjelaskan.(DS/AR)