Solidaritas Konkret, Gusdurian Hadiri Misa Korban Ledakan Gereja Surabaya

Gusdurian Sidoarjo menghadiri misa di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) (Foto: Tribun)

INFONAWACITA.COM – Aksi solidaritas yang ditunjukkan oleh Komunitas Gusdurian Sidoarjo dengan mengunjungi Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Surabaya pasca ledakan.

Komunitas Gusdurian Sidoarjo, tidak hanya menyampaikan dukacita, mereka juga turut mendoakan para korban dari tragedi bom yang terjadi pada Minggu pagi (13/5/2015) lalu.

“Kemarin (Selasa, 15/5/2018) memang ada kunjungan dari Gusdurian Sidoarjo saat misa tiga hari mengenang korban,” ujar Pastor Paroki Gereja SMTB Aloysius Widyawan.

Menurut Widyawan, para Gusdurian tersebut ingin turut langsung dalam duka yang tengah dialami gereja.

“Mereka hadir dalam misa yang kami adakan. Lalu di akhir misa, kami memberi mereka kesempatan untuk mengungkapkan isi hati,” lanjutnya seperti yang dikutip dari Jpnn.com pada Kamis (17/5/2018).

Ikut mendoakan korban

Selain mengungkapkan rasa keprihatinan, Gusdurian Sidoarjo diberi kesempatan untuk mendoakan para korban secara Islam di dalam gereja. Widyawan pun merasa sangat terbantu dengan kehadiran mereka di gereja.

Dengan dukungan lintas agama itu, pihak gereja merasa semakin aman. Mereka bisa lebih fokus dalam pemulihan psikologis korban terluka dan keluarga.

Sebelumnya, ledakan bom terjadi di beberapa gereja di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) pagi. Di antaranya, Gereja Santa Maria Tak bercela Ngagel, Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro, serta Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan, Jalan Arjuna, Surabaya. (RA/yi)