Soal Hoax 7 Kontainer Surat Suara, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

Presiden Jokowi menjawab wartawan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Senin (1/10/18). (Foto: Humas Setkab/JAY)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh masyarakat untuk menghindari fitnah-fitnah dengan menyebarkan berita bohong atau hoaks seperti isu penemuan 7 kontainer yang mengangkut surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) yang sudah tercoblos untuk salah satu kontestan.

“Ya itulah, inikan hoaks. Kartu itu kan belum dicetak, udah muncul fitnah-fitnah seperti itu, marilah kita hindari fitnah-fitnah seperti itu,” ujar Presiden Jokowi saat berada di Pendopo Kabupaten Blitar, Jawa Timur seperti yang dilansir dari Setkab.go.id pada Jumat (4/1/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi menanggapi penegasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa berita terkait adanya isu ditemukannya 7 kontainer dari China yang informasinya berisi masing-masing 10 juta surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019.

Informasi bohong itu juga menyebutkan surat suara dalam keadaan tercoblos pada nomor urut 01, dan ditemukan pertama kali oleh anggota Marinir.

“KPU pastikan semua berita tersebut tidak benar. Tidak benar ada 7 kontainer yang dimaksud, tidak benar ada anggota Marinir TNI AL yang menemukannya, dan tidak benar KPU menyita itu semua. Semua berita tersebut bohong,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman saat mendatangi kantor Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Presiden Jokowi mengingatkan, saat ini sudah mendekati, yaitu 3 (tiga) bulan lagi sudah masuk ke bulan Pilpres. Karena itu, ia mengajak semuanya menjaga ketenangan, semuanya harus sejuk dalam menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan politik sehingga tidak menjadi pikiran-pikiran jelek dari masyarakat.

“Kalau seperti ini kan bisa menimbulkan pikiran-pikiran negatif, pikiran-pikiran jelek mengenai kecurangan, mengenai curang. Hindari hal-hal yang berkaitan dengan hoaks dengan fitnah seperti itu,” tandas Presiden.