Sinyal Megawati dan Istilah Pacar Terakhir Ahok untuk PDIP

smeaker.com

INFONAWACITA – Meski namanya tidak termasuk dalam lima nama yang diajukan panitia seleksi bakal calon gubernur DKI Jakarta PDI Perjuangan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Basuki Tjahaja Purnama tetap yakin akan dipilih. Ibarat orang pacaran, justru pilihan terakhirlah yang kerap jadi pasangan hidup.

Keyakinan Ahok, panggilan akrabnya, bukan tanpa alasan. Sebab, beberapa kali Megawati memberi sinyal kepada Gubernur DKI itu untuk diusung kembali pada Pemilihan Gubernur 2017. Pertama, ketika Megawati berulang tahun, kendati berada di tengah-tengah elite PDI Perjuangan, Ahok merupakan orang pertama yang menerima tumpeng dari Megawati.

Selanjutnya, ketika Megawati meluncurkan buku, Ahok yang hadir dalam acara itu, lagi-lagi sebagai orang pertama yang menerima buku dari Megawati. Terakhir, dalam cara peringatan hari ulang tahun Taufik Kiermas, Megawati terlihat akrab dengan Ahok.

Berdasarkan sinyal tersebut, Ahok meyakini Megawati akan menggunakan hak prerogatifnya untuk memilihnya sebagai calon gubernur dari PDI Perjuangan. Meski PDI Perjuangan belum membuat keputusan, ada tiga partai yang sudah menetapkan dukungan kepada Ahok yaitu Hanura, Nasdem dan Golkar.

Lewat relawannya “Teman Ahok”, dia juga telah mengantongi lebih dari satu juta KTP sebagai modal untuk maju lewat jalur perseorangan. Ada tiga kluster yang ditetapkan PDI Perjuangan dalam memilih calon gubernur DKI. Pertama, mereka yang mendaftar lewat seleksi. Kedua, para kader yang dianggap memiliki potensi. Terakhir nama-nama tokoh yang muncul dalam masyarakat. Ahok masuk dalam kluster terakhir. [KG]