Setara Institute: Depok dan Bogor Jadi Daerah Rawan Perkembangan Radikalisme

Pelajar membentangkan spanduk tolak radikalisme dan terorisme saat Deklarasi dan Komitmen Bersama Menolak Radikalisme dan Terorisme, di Semarang, Jateng, Selasa (26/7). Deklarasi diikuti ratusan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, pelajar, mahasiswa, TNI, dan Polri. (Foto: Antara/R Rekotomo/kye/16).

INFONAWACITA.COM – Hasil penelitian Setara Institute menunjukkan Kota Depok dan Bogor merupakan dua daerah yang rawan perkembangan gerakan atau paham radikalisme.

Hasil penelitian yang dilakukan dirinya di sejumlah pesantren, masjid hingga universitas di Depok selama bulan Juli hingga Oktober 2017.

Ada kelompok-kelompok masyarakat di Depok yang menanamkan kebencian pada kelompok lain yang dianggapnya sebagai musuh Islam.

“Ada kelompok-kelompok masyarakat di Depok yang menanamkan kebencian pada kelompok yang mereka anggap sebagai musuh-musuh Islam seperti Ahmadiyah, Syiah, Komunisme, Jaringan Islam Liberal serta lesbian, gay, biseksual dan transgender,” ujar Peneliti Setara Institute Sudarto di Jakarta, Rabu (1/11).

Kelompok-kelompok yang memiliki pandangan seperti itu, tersebar di sejumlah pesantren, masjid hingga universitas di kawasan Depok.

Rumah Ibadah di UI

Salah satunya kata dia, kelompok pengajian di salah satu Masjid Ukhuwah Islamiyah di Universitas Indonesia.

Peneliti Setara Institute M. Syauqillah yang melakukan penelitian di Bogor juga mengaku menemukan fakta serupa, di mana terdapat sejumlah kelompok di Bogor yang mendukung ide-ide mengenai kekhilafahan. (ANT/HG)