Serangan Gas Kimia di Suriah, Seratusan Warga Dilaporkan Tewas

INFONAWACITA.COM – Sebuah serangan dengan menggunakan gas kimia terjadi di daerah yang dikuasai pemberontak, Khan Sheikhoun, sekitar 50 kilometer arah Kota Idlib, Suriah, Selasa (4/4) pagi waktu setempat. Seratusan korban dilaporkan tewas dalam serangan mematikan ini.

Seorang fotografer untuk Edlib Media Center (EMC) yang pro oposisi, Hussein Kayal, menyatakan kepada Associated Press, dia terbangun oleh suara ledakan sekitar pukul 06.30. Tidak tercium bau apapun, namun dia menemukan orang tergeletak di lantai dengan mata membelalak tak bisa bergerak. Sementara Kepala Lembaga Layanan Ambulans Mohammed Rasoul di Idlib menyatakan, petugasnya menemukan banyak anak-anak di jalanan yang tersedak.

Para petugas medis menyatakan orang-orang pingsan, muntah dan berbusa mulutnya. Wartawan AFP bahkan melihat seorang gadis muda, seorang perempuan dan dua orang tua tewas di rumah sakit, semua dengan busa masih terlihat di sekitar mulut mereka.

Sementara dari laporan Kelompok Bantuan Kemanusiaan, jumlah korban jiwa dari serangan senjata kimia di Khan Sheikhoun, diperkirakan mencapai 100 orang dan lebih dari 350 lainnya menderita sakit. Para pengamat, diplomat dan analis menuduh pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad dan sekutunya Rusia, sebagai pelaku serangan itu.

Rusia membantah dengan tegas peranan apapun dalam serangan itu. Pemerintah Suriah telah berkali-kali membantah menggunakan senjata kimia terhadap kaum sipil sepanjang perang enam tahun itu.

Dewan Keamanan PBB sendiri sudah membicarakan pemboman di Khan Sheikhoun dalam sidang darurat Rabu pagi. Serangan gas kimia di Kahn Sheikhoun itu digambarkan oleh oposisi Koalisi Nasional Suriah sebagai pembantaian yang mengerikan.(AR)