Serahkan Anggaran DIPA 2019, Pramono Dorong Setkab Berwawasan Lebih Terbuka

Seskab Pramono Anung menyerahkan DIPA 2019 kepada Deputi Seskab Bidang Administrasi Farid Utomo

INFONAWACITA.COM – Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), Rincian Anggaran Biaya (RAB), dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) kepada unit kerja di lingkungan Sekretariat Kabinet (Setkab), di ruang rapat lantai II Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Dalam sambutannya Seskab mengatakan, bahwa anggaran Setkab sekarang sudah lumayan. Dulu saat pertama kali melihat, Seskab mengaku sempat tidak percaya karena anggaran Setkab hanya Rp200 miliar setahunnya.

“Saya bilang masa tidak bisa naik sih, dan alhamdulillah hari ini sudah Rp350 miliar. Artinya, anggaran sekarang sudah lumayan,” ujar Pramono seperti yang dilansir dari Setkab.go.id.

Untuk itu, Seskab Pramono Anung mendorong para pegawai di lingkungan Sekretariat Kabinet untuk melihat dunia. Namun ia juga mengingatkan, jangan melihat dunianya hanya muter-muter saja, bahwa sesuatu harus diperoleh bagi para pegawai dan tentunya bagi institusi.

“Saya betul-betul berharap dan ingin Sekretariat Kabinet itu wawasan terbuka kemudian juga dalam menyikapi beberapa persoalan ini kita bisa betul-betul firm,” ucap Pramono memberi contoh, Kepala BNPB yang baru pertama kalinya berasal dari TNI aktif.

Untuk mendapatkan itu, jelasnya, ternyata memang perlu eksplorasi dan juga pandangan. Ia mengaku beruntung ada Fadlansyah Lubis (Deputi Seskab bidang Polhukam) yang pandangannya terbuka, progresif.

“Nah ini yang saya inginkan terhadap Sekretariat Kabinet dalam berbagai persoalan dan dalam berbagai hal kita harus inovasi, harus berani terbuka, harus berani memandang melihat sesuatu yang baru selama tidak ada celah konstitusi atau peraturan perundang-undangan yang dilanggar,” ujar Pramono.

Seskab meyakini, kalau Sekretariat Kabinet ataupun pemerintahan ini ataupun Presiden mendapatkan masukan yang lebih baik untuk ke depan. Hal ini juga, sambung Pramono, akan membawa kebaikan bagi semua.