Selain Palembang dan Jakarta, Presiden Jokowi Akan Bangun LRT di 3 Kota Besar Ini

Presiden Jokowi saat menjajal kereta ringan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia pada Jumat (13/7/2018). (Foto: BPMI)
Presiden Jokowi saat menjajal kereta ringan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia pada Jumat (13/7/2018). (Foto: BPMI)

INFONAWACITA.COM – Selain di Palembang dan Jakarta, rencananya Presiden Jokowi juga akan membangun Light Rail Transit (LRT) di 3 kota besar Indonesia lainnya. Diharapkan, melalui transportasi modern ini, budaya masyarakat pun semakin baik kedepannya.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi saat melakukan uji coba kereta ringan light rail transit (LRT) pertama di Indonesia di Palembang, Sumatera Selatan Jumat kemarin.

“Saya ingin agar kereta ringan LRT Palembang ini nanti bisa dijadikan contoh kota-kota besar di Indonesia yang saya kira sudah mulai padat, mulai macet, mulai membutuhkan transportasi massal yang kita harapkan nanti,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Sabtu (14/7/2018).

Diungkapkan Presiden Jokowi, LRT rencananya akan dibangun di 3 kota besar lain yaitu Surabaya, Medan, dan Bandung.

“3 (kota-red) ini yang dalam perencanaan sudah matang dan sebentar lagi mau kita mulai,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi saat menjajal kereta ringan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia pada Jumat (13/7/2018). (Foto: BPMI)
Presiden Jokowi saat menjajal kereta ringan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia pada Jumat (13/7/2018). (Foto: BPMI)

Kepala Negara meyakini, dengan kehadiran transportasi modern seperti LRT di kota-kota besar di Indonesia, maka masyarakat pun akan lebih berbudaya. Khususnya memiliki budaya antre dan tepat waktu sehingga menjadi kultur baru masyarakat Indonesia.

“Yang paling penting ini adalah membangun sebuah peradaban baru, budaya baru, budaya menggunakan transportasi massal yang aman dan nyaman, serta budaya tepat waktu dan budaya antre,” kata Presiden Jokwoi seraya menambahkan bahwa penggunaan transportasi massal akan lebih efisien dari pada penggunaan kendaraan pribadi.

Presiden Jokowi saat menjajal kereta ringan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia pada Jumat (13/7/2018). (Foto: BPMI)
Presiden Jokowi saat menjajal kereta ringan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia pada Jumat (13/7/2018). (Foto: BPMI)

Dalam kesempatan tersebut juga, Presiden Jokowi mengakui, membudayakan penggunaan transportasi massal seperti LRT ini memang tidak mudah dan membutuhkan waktu yang panjang.

“Mengajak seperti itu, (belajar-red) dari negara-negara lain memang membutuhkan waktu 10-15 tahun, jangan dikira gampang,” tutur Presiden Jokowi. (DS/zh)