Saat Arus Balik, Pemerintah Akan Fasilitasi Pedagang Oleh-Oleh

Ilustrasi pusat oleh-oleh (foto: Youtube)

INFONAWACITA.COM – Kementerian Perhubungan berencana akan memfasilitasi pedagang oleh-oleh di sepanjang arus balik Semarang-Jakarta. Langkah ini bertujuan untuk mengkampanyekan pariwisata Indonesia di momen mudik lebaran.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan jika kampanye kuliner atau oleh-oleh khas masing-masing daerah pada kota-kota sepanjang jalur mudik akan dibantu dipromosikan oleh pemerintah.

Hal ini ditujukan agar pemudik tertarik dan menjadikan tempat makan atau tempat penjualan oleh-oleh menjadi tempat beristirahat mereka.

“Secara khusus kami akan membuat suatu kampanye kuliner, dimana masing-masing kota dengan kearifan lokalnya ini menjadi suatu bagian yang menyeimbangkan kegiatan ritual akbar ini dengan menjadi kegiatan wisata yang baik,” terang Menhub Budi seperti dikutip dari dephub.go.id pada Kamis (14/6/2018).

Nantinya promosi ini akan dilakukan disepanjang tempat rest area diantaranya di kota Batang, Tegal dan Brebes.

“Kita akan mempromosikan kota-kota di sepanjang itu sebagai tempat rest area. Tempat jual beli oleh-oleh dan tempat makan yaitu ada beberapa kota diantaranya kota Batang, Tegal, dan Brebes,” tambahnya.

Sediakan 24 Rest Area
Lokasi istirahat di salah satu tol. (Foto: Istimewa)
Lokasi istirahat di salah satu tol. (Foto: Kementerian PUPR)

Setidaknya pada arus balik nanti ada 24 rest area yang akan disiapkan untuk jalur arus balik Semarang-Jakarta. Sebanyak 12 rest area berada di Semarang hingga Cikampek dan 12 lagi Cikampek hingga Jakarta.

“Berkaitan dengan apa yang kita identifikasi pada saat arus mudik, memang dibutuhkan beberapa rest area & parkir. Dan dari yang kita konsolidasikan, ada 24 rest area dan tempat parkir dari Semarang sampai dengan Jakarta. 12 dari Semarang sampai Cikampek dan 12 lagi dari Cikampek sampai dengan Jakarta,” ujar Menhub Budi.

Selain itu pemerintah juga berencana untuk mengumpulkan para pedagang kaki lima. Rencananya akan dilakukan koordinasi dengan Walikota dan Bupati setempat untuk mendukung hal tersebut.

“Kita juga menyarankan agar PKL-PKL yang semuanya tersebar dimana mana, dikumpulkan. Kita akan menghubungi Walikota dan Bupati bahwa untuk kampanye ini agar mereka juga pro aktif melakukan kegiatan-kegiatan ini,” tutup Menhub. (DS/yi)