Rumah Mobil Bisa Jadi Alternatif Liburan Keluarga di Banyuwangi pada Lebaran Nanti

mobil karavan Banyuwangi (foto: Facebook Kementerian Pariwisata)

INFONAWACITA.COM – Pemda Banyuwangi menyiapkan inovasi untuk wisatawan habiskan liburan Idul Fitri tahun ini. Fasilitas ini dijamin akan membuat liburan berkonsep keluarga semakin nyaman di Banyuwangi.

Inovasi lewat mobil caravan (rumah mobil) tersebut nantinya akan memanjakan wisatawan. Desain karavan ini sangat detail. Fasilitasnya super lengkap. Interiornya bernuansa rumah mini. Lengkap dengan fasilitas kulkas, Air Conditioner (AC), sofa kasur, hingga perlengkapan memasak. Seperti microwave dan kompor. Dengan bujet Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta, wisatawan sudah dapat berwisata dengan nyaman.

“Targetnya setelah lebaran sudah bisa dicoba, tapi karena sudah banyak yang meminta saat waktu liburan Idul Fitri jadi sudah bisa dicoba. Namanya Majesty Motor Home dengan melibatkan pihak swasta sebagai pembuat dan juga operatornya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda seperti dalam keterangan resmi yang didapat Infonawacita.com, Kamis (17/5/2018).

Bramuda mengatakan, rumah mobil bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang hanya memiliki waktu berlibur sedikit. Namun bisa maksimal menikmati destinasi wisata di Banyuwangi. Selain itu dapat mengurangi bujet wisatawan karena tidak perlu lagi menyewa penginapan.

“Jadi ini menjadi solusi untuk wisatawan yang punya waktu pendek. Misalkan dia siang dari bandara bisa langsung menuju destinasi wisata. Tidak perlu mencari penginapan lagi karena sudah bisa istirahat di mobil. Besoknya bisa langsung pulang,” ujar Bramuda.

Diapresiasi Menteri Pariwisata
Mobil karavan Banyuwangi (foto: Facebook Kementerian Pariwisata)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah Banyuwangi yang menggandeng pihak swasta. Khususnya untuk mengembangkan Nomadic Tourism. Menurutnya Banyuwangi sangat jeli dengan kelebihan yang dimilikinya.

“Nomadic Tourism itu relatif lebih mudah dibuat dan sangat cocok dikembangkan di Indonesia. Langkah Banyuwangi ini sudah sangat tepat. Dan sangat jeli melihat peluang. Ini solusi sementara untuk Selamanya,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar juga menambahkan, Nomadic Tourism memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Treatmenya juga relatif mudah. Sangat ideal dikembangkan oleh para pelaku industri pariwisata, terutama untuk aksesibilitas dan amenitasnya. Sebab, konsep ini cepat memberikan keuntungan komersial. (DS/yi)