Resmikan Prosesi Pembangunan Kampus UIN Sumut, Kemenag: Kita Serius Benahi PTKIN

INFONAWACITA.COM – Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin meresmikan prosesi pembangunan Kampus IV UIN Sumatera Utara (Sumut), dengan menekan tombol sirine dan penaburan pasir, pada Selasa (8/1/2019). Hal tersebut dilakukan bersama Dirjen Pendidikn Islam, Kamaruddin Amin, Rektor UIN Sumut, Saidurrahman, serta perwakilan kontraktor pembangunan.

Ia mengatakan, dalam empat tahun terakhir fokus dalam penguatan sarana dan prasarana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Menurutnya, total ada 58 PTKIN, terdiri dari: 7 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), 34 Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan 17 Universitas Islam Negeri (UIN), seperti yang dilansir dari kemenag.go.id.

“Kemenag serius membenahi PTKIN. dari 58 PTKIN, tidak ada satupun yang tidak memiliki gedung baru,” ujar Menag

“Kita memang masih kurang sarana. Apalagi animo masyarakat sangat besar. Kita berupaya menyediakan sarana pra sarana,” lanjutnya.

Menag juga mengingatkan semua pihak, termasuk kontraktor, agar sejak awal meniatkan bahwa pekerjaan ini tidak semata membangun fisik, tapi juga peradaban. “Kita tidak semata sedang menuntaskan target fisik proyek semata. Tapi, kita sedang membangun peradaban dunia,” tuturnya.

“Tanamkan kesadaran ini bahwa setiap cangkulan punya makna ukhrawi yang luar biasa. Karena kita sedang membangun peradaban,” tandasnya.

Pembangunan Tujuh Gedung UIN Sumut

Rektor UIN Sumatera Utara Saidurrahman menyampaikan terima kasih atas kinerja semua pihak dalam rangka pembangunan 7 gedung di UIN Sumut.

Ketujuh bangunan itu adalah gedung administrasi, perpustakaan, laboratorium, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat

Dia menargetkan pada Maret 2020, kampus sudah bisa digunakan dan akan ditempati empat fakultas, yaitu: Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Kampus UIN ini berlokasi di kawasan Tuntungan, Deli Serdang, Sumatera Utara.