Resmikan Gereja, Ini Momen Penuh Keakraban Panglima TNI

Marsekal Hadi Tjahjanto saat meninjau Gereja Katolik Bunda Maria Fatima. (Foto: dok Puspen TNI).

INFONAWACITA.COM – Usai menandatangani prasasti dan menekan tombol, Gereja Katolik Bunda Maria Fatima resmi menjadi gedung peribadatan. Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikannya di Komplek Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/01).

“Dengan selesainya pembangunan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, pantas untuk disyukuri dan menjadi berkat bagi umat Katolik. Di lingkungan Mabes TNI,” ucapnya, seperti dikutip dari laman tni.mil.id.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pembangunan fisik rumah ibadah jangan menjadi yang utama. Masih menurutnya, yang lebih penting adalah membangun mental dan hati. Agar umat semakin menghayati apa yang diajarkan oleh Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta dalam hidup menggereja.

“Apalah artinya sebuah bangunan tempat ibadah yang megah tanpa diimbangi dengan kemegahan sikap dan perilaku serta iman pemeluknya,” katanya.

“Dengan kehadiran Gereja Katolik Bunda Maria Fatima di lingkungan Markas Besar TNI Cilangkap, akan semakin meningkatkan semangat umat beribadah di gereja. Bukan sebaliknya, setelah tempat beribadah ini menjadi lebih dekat, justru umat malas untuk datang beribadah ke gereja,” harapnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima. (Foto: dok Puspen TNI).
Gereja Sebagai Pembinaan dan Pembangunan

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pembinaan dan pembangunan bidang keagamaan di lingkungan Markas Besar TNI memiliki kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok.

“Dengan demikian, manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup. Antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Serta masyarakat dan alam lingkungannya. Juga dengan penciptanya,” jelasnya.

“Kondisi ini juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama. Karena dengan terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama, akan semakin meningkatkan peran serta umat. Ddalam mendukung pelaksanaan tugas pokok,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Mengakhiri sambutannya, pungkas panglima, bahwa dengan diresmikannya gereja ini, semoga dapat menjadi tempat yang subur untuk mengolah kehidupan rohani dalam mengembangkan dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan para prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI. Sehingga dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara dengan penuh ketulusan dan keikhlasan hati.

Momen Peresmian Gereja Katolik Bunda Maria Fatima di Mabes TNI Cilangkap. (Foto: dok Puspen TNI).