Raih Penghargaan Prakarsa Proyek SBSN 2018, Sekjen Kemenag: Perencanaan Kata Kunci Proses Pembangunan

INFONAWACITA.COM – Empat Satuan Kerja Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan sebagai Pemprakarsa Proyek SBSN Tahun 2018 dengan capaian kinerja terbaik dari Kementerian Keuangan RI. Plakat penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Pejabat Eselon I, pada kegiatan Forum Kebijakan Pembiayaan Proyek Infrastruktur Melalui SBSN, di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat (21/12/2018).

Empat satker penerima penghargaan, masing-masing adalah : UPT Asrama Haji Makassar, Kantor Kementerian Agama KUA Kemiling Bandar Lampung, IAIN Bukit Tinggi, dan MAN 1 Kota Malang.

“Penghargaan itu, diberikan kepada satuan kerja pengguna dana SBSN 2018, yang berhasil menyelesaikan pembangunan maupun revitalisasi infrastruktur tepat waktu,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag, M.Nur Kholis Setiawan.

Menurutnya, Perencanaan yang matang menjadi kata kunci proses pembangunan infrastruktur tepat waktu. Ia memaparkan bahwa Kemenag telah menerima pembiayaan SBSN sejak tahun 2014.

“Sejak tahun 2014, sudah banyak pembagunan maupun revitalisasi infrastruktur di Kemenag dilakukan dengan menggunakan skema pembiayaan SBSN,” tutur Nur Kholis, seperti yang dilansir dari kemenag.go.id.

Proses Pelaksanaan Penyelesaian Pembangunan

Nur Kholis berpendapat, dalam proses pelaksanaan Kemenkeu terus melakukan monitoring. Untuk penyelesaian pembangunan infrastruktur dengan skema SBSN sebenarnya diberikan waktu hingga bulan Maret tahun berikutnya.

“Mana yang selesai paling cepat, itu yang diberi penghargaan. On schedule. Meskipun sebenarnya, kesempatan untuk diperpanjang sampai Maret tahun depan itu masih ada. Tetapi tentu ketika sudah selesai di dalam tahun anggaran, memberi apresiasi yang besar,” papar Nur Kholis.

Ia juga menuturkan berdasarkan data, sejak tahun 2014 – 2018 dana SBSN telah digunakan untuk melakukan revitalisasi 23 UPT Asrama Haji. SBSN juga telah membantu perbaikan dan pembangunan 708 balai nikah dan asrama haji.

Di bidang pendidikan keagamaan, SBSN juga telah membantu membangun 168 unit gedung kuliah pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, serta 23 lokasi madrasah