Presiden: Sederhanakan Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa

Rapat terbatas kepresidenan. (Foto: dokumen)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta laporan pertanggungjawaban pelaksanaan program dana desa dibuat lebih sederhana. Hal ini untuk meringankan aparat desa dengan hal-hal yang bersifat administratif.

“Saya titip agar lebih optimal, warga desa jangan terlalu dibebankan dengan hal-hal yang bersifat administratif. Ini masih kita rasakan keluhan-keluhan mengenai beratnya beban laporan yang bersifat administratif,” pinta Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (3/11), tentang Optimalisasi Lapangan Kerja di Desa (Padat Karya).

Dalam kesempatan itu Presiden juga berpesan agar urusan administratif itu tidak sampai menghabiskan waktu dan biaya pelaksanaan program dan meminta pemangku kepentingan terkait segera menyederhanakan sistem pelaporan dan pertanggungjawaban.

“Jangan sampai waktu kita habis, biaya kita juga berkurang karena hal-hal yang berkaitan dengan kelengkapan SPJ. Lakukan penyederhaan sistem pelaporan dan pertanggungjawaban, semakin sederhana semakin baik,” katanya.

Presiden Jokowi tak ingin kerumitan teknis membuat desa enggan memanfaatkan program tersebut. “Dan jangan sampai karena sistem yang rumit, pedoman serta petunjuk teknis yang kurang jelas membuat desa enggan memanfaatkan dana desa ini secara swakelola,” katanya.

Meski begitu, Presiden menekankan pentingnya penguatan pengawasan dari BPKP maupun lembaga pengawasan yang lain.(AR/ANT)