Presiden Jokowi Ungkap Alasan Kejar Sertifikasi Tanah Bagi Seluruh Warga Indonesia

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasannya memperjuangkan program sertifikasi tanah bagi masyarakat. Pengalamannya menjadi rakyat biasa, sebelum dirinya menjadi Kepala Negara RI, menjadikan dirinya bertekad keras untuk bisa menyertifikasi 80 juta bidang tanah di Indonesia.

“Saya pernah merasakan jadi rakyat biasa yang mengurus sertifikat hak atas tanah. Jadi, saya tahu betul bagaimana proses pembuatan sertifikat yang berbelit-belit. Bahkan dimintai pungutan,” tulis Presiden Jokowi di akun instagramnya Selasa (25/9/2018).

Kepala Negara melanjutkan, hingga kini masih ada 80 juta bidang tanah lagi yang belum tersertifikasi.

“Kalau setiap tahun hanya terbit 500.000 lembar sertifikat di seluruh Tanah Air, bayangkan, butuh 160 tahun untuk menyelesaikan semua sertifikat lahan di Indonesia ini,” Presiden Jokowi melanjutkan.

Oleh karena itu, Kepala Negara menambahkan, pemerintah mempercepat penerbitannya. Sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal pelayanan sertifikat.

“Tadi pun, untuk kesekian kalinya saya menyerahkan langsung 7.000 sertifikat hak atas tanah rakyat kepada warga Bogor di Stadion Pakansari,” Presiden Jokowi menambahkan.

“Kalau tahun lalu kita berhasil menerbitkan lima juta sertifikat, tahun ini targetnya tujuh juta, dan tahun depan sembilan juta. Dan saya tegaskan: tidak ada lagi pungutan di sana sini seperti dulu,” tegasnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Saya pernah merasakan jadi rakyat biasa yang mengurus sertifikat hak atas tanah. Jadi, saya tahu betul bagaimana proses pembuatan sertifikat yang berbelit-belit, bahkan dimintai pungutan. Padahal, ada 80 jutaan bidang tanah di seluruh Indonesia yang belum bersertifikat. Kalau setiap tahun hanya terbit 500.000 lembar sertifikat di seluruh Tanah Air, bayangkan, butuh 160 tahun untuk menyelesaikan semua sertifikat lahan di Indonesia ini. Karena itu, pemerintah mempercepat penerbitannya, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal pelayanan sertifikat. Tadi pun, untuk kesekian kalinya saya menyerahkan langsung 7.000 sertifikat hak atas tanah rakyat kepada warga Bogor di Stadion Pakansari. Kalau tahun lalu kita berhasil menerbitkan lima juta sertifikat, tahun ini targetnya tujuh juta, dan tahun depan sembilan juta. Dan saya tegaskan: tidak ada lagi pungutan di sana sini seperti dulu.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Joko Widodo (@jokowi) pada