Presiden Jokowi Pastikan Akan Memback Up Pembangunan Jawa Tengah

Presiden Jokowi saat meresmikan PLTU Cilacap Ekspansi 1 x 660 MW, di Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/19). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan memback-up pembangunan di setiap daerah Indonesia. Termasuk pembangunan di Jawa Tengah yang memiliki potensi untuk maju.

Kata Presiden pemerintah pusat akan memberikan bantuan yang diperlukan agar percepatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah betul-betul riil, terutama di sektor industri.

“Terutama yang akan kita dorong adalah yang berorientasi ekspor maupun yang kedua bidang pariwisata,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Percepatan Pembangunan Jawa Tengah, di ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (9/7) siang seperti dikutip dari Setkab.go.id.I’m

Presiden menilai, di dua hal itu, industri dan pariwisata, Jawa Tengah memiliki potensi. Karena itu, lanjut Kepala Negara, nantinya menteri akan memberikan dukungannya apabila memang diperlukan. Dengan demikian, Presiden berharap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah akan menjadi lebih baik, dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Disambut Baik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga hadir dalam Ratas tersebut menyambut baik keinginan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, dan bahkan kesiapan untuk mem-back up upaya tersebut.

Menurut Ganjar, ada 3 (tiga) sektor yang diharapkan Jateng untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Ketiga sektor itu adalah produk makan-minum, tekstil dan produk tekstil, dan terakhir furniture.

“Kita mau Jawa Tengah menjadi pusat furniturenya Indonesia. Bapak Presiden sangat paham kalau soal itu. Maka dari tadi kita dorong ini,” kata Ganjar kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas.

Mengenai dukungan seperti apa yang diinginkan, Gubernur Jateng itu menyebut banyak. Ia menunjuk contoh misalnya kalau  bicara politik tata ruang.

“Kita hitung dari daya dukung lingkungan bla bla bla, dari segi administratif maka kita akan dorong. Kemarin saya juga membereskan itu, alhamdulillah bisa cepat, meskipun dengan catatan-catatan kehati-hatian kita di daerah,” ungkap Ganjar.

Selain itu Gubernur Jateng itu juga berharap ada pembangunan kawasan indutri di Brebes, yang daerahnya memiliki kemiskinan cukup tinggi dan memerlukan stimulan. Ia berharap pemerintah pusat segera memutuskan kalau investor secara nasional yang ingin berinvestasi di Jateng.

“Kami menyediakan lahan, menyediakan izin-izin. Itu kalau begitu ini diputuskan, ya, kalau bulan depan orang yang mau datang kami sudah siap untuk kerjakan,” terang Ganjar.