Presiden Jokowi Mengaku Sedih, Setiap Minggu Dengar Bupati Tertangkap KPK

Presiden Jokowi di Denpasar, Bali, 23 Juni 2018. (BPMI)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih hampir setiap minggu selalu mendengar kabar Kepala Daerah ditangkap kasus korupsi. Ia pun mengingatkan para kepala daerah untuk berhati-hati dengan pengelolaan anggaran.

“Saya juga sangat sedih lho, jangan dipikir saya senang. Tengah malam tahu-tahu dapat berita, pagi-pagi subuh dapat berita,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-11 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/7/2018) seperti termuat dalam keterangan resmi.

Ia juga mengingatkan kembali kepada para bupati kepala daerah untuk berhati-hati. Jangan main-main dengan yang namanya korupsi, suap, atau gratifikasi. “Kalau tidak bersentuhan, tidak perlu takut, tidak perlu  khawatir,” imbuhnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi mengemukakan, dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Kamis kemarin, para bupati yang hadir pada posisi yang blak-blakan, terutama yang paling ditakuti terkait masalah banyaknya para kepala daerah baik itu gubernur, bupati, wali kota yang ditangkap KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Pembukaan Rakernas ke-11 Apkasi itu juga diikuti dengan Apkasi Otonomi Expo 2018 yang diselenggarakan tanggal 6-8 Juli 2018, dan diikuti oleh 156 pemerintah kabupaten, 5 pemerintah provinsi, 4 kementerian, 5 BUMN, 15 perusahaan nasional dan multinasional, serta 30 UMKM yang akan menempati 350 stan yang disediakan.

Tampak hadir dalam acara pembukaan itu antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (DS/yi)