Presiden Jokowi Blak-blakan Soal Isu TKA Tiongkok

Presiden Jokowi. (Foto: BPMI)
Presiden Jokowi. (Foto: BPMI)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan soal isu Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di Morowali, Sulawesi Tengah. Faktanya, kata Presiden, setiap tahun jumlah pekerja asing di Morowali akan berkurang.

Presiden menjelaskan, faktanya jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) ada 3.121 orang. Pekerja lokal 25.447 orang. “Jadi, pekerja asing di sana hanya 10,9 persen dari seluruh pekerja,” ungkapnya di akun Facebooknya Presiden Joko Widodo pada Rabu (8/8/2018).

Kawasan Morowali ini jelas Presiden seluas 47.000 hektare. Wilayah ini merupakan area tambang nikel yang di dalamnya terdapat 16 perusahaan dari hilirisasi feronikel, pengelolaan pelabuhan hingga jasa keamanan.

Info terkait: Sekali Lagi, Moeldoko: Rumor Serbuan Pekerja Tiongkok Tak Terbukti

Para TKA ini jelas Presiden, tidak melakukan pekerjaan kasar, tapi pengawas atau supervisor. Ada juga yang melakukan pekerjaan teknis untuk menjalankan peralatan yang memerlukan keterampilan khusus. “Selama di Morowali, para TKA ini tak boleh keluar dari lokasi kawasan industri,” tulisnya memastikan.

Kepala negara juga memastikan jika para TKA dan TKI yang bekerja di sana mendapatkan gaji yang sama. Mereka yang lembur akan mendapatkan penghasilan yang lebih besar sampai 30 persen dari gaji yang diterima. Bahkan sampai ke makanan untuk mereka yang senilai Rp18.000 per porsi.

“Begitulah. Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, jumlah TKA di Morowali ditargetkan tinggal lima persen dari total pekerja,” jelasnya.

Alih Teknologi

Info terkait: TKA dan TKI di Morowali Diperlakukan Sama, Lalu Kenapa Mereka Punya Pendapatan Lebih?

Oleh karena itu demi proses alih teknologi dan keahlian pengolahan logam bisa berlangsung cepat, para TKA ini ditandemkan dengan tenaga kerja lokal. Selain itu, di Morowali juga dibangun politeknik, agar tenaga kerja lokal bisa menggantikan TKA.

“Jadi, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, kabar tentang jutaan tenaga kerja asing menyerbu Indonesia itu cuma rumor belaka,” tandasnya.

Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga memastikan jika isu serbuan TKA di Morowali dipastikan hoaks. Laporan ini ia dapat langsung saat mengunjungi lokasi industri tersebut pada Senin lalu. (DS/yi)