Presiden Jokowi Akan Pastikan Air Bendungan Sampai ke Sawah Petani

Presiden Jokowi di Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, 9 Januari 2018. (Foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM – Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya akan meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur. Peresmian itu dijadwalkan pada Maret 2018 mendatang.

“Nanti kalau (Bendungan Rotiklot) jadi saya resmikan lagi. Saya mau lihat bendungan-bendungan yang dibangun ini kualitasnya seperti apa,” katanya kepada wartawan di Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, Selasa (9/1/2018). Demikian dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi ingin memenuhi harapan Bupati Belu Wilibrodus Lay. Sebelumnya Wilibrodus menginginkan agar pembangunan Bendungan Rotiklot yang hampir tuntas di daerahnya bisa diresmikan oleh orang nomor satu di Indonesia itu.

Akan memeriksa langsung

Presiden Jokowi menegaskan bahwa dirinya akan datang tidak hanya terkait Bendungan Rotiklot. Ia katakan, Bendungan Raknamo yang sudah selesai dibangun dan diresmikan itu pun akan diperiksanya.

“Ini di Raknamo sudah ada airnya pun nanti saya akan datang lagi, ingin memastikan, mengontrol bahwa airnya itu sampai ke sawahnya petani,” katanya.

Ia mengatakan, pemeriksaan kembali itu penting di lakukannya mengingat kejadian-kejadian di masa lalu menunjukkan bahwa ada bendungan namun air tidak ada irigasinya.

“Ada juga yang bendungannya ada, airnya ada, tapi air tidak sampai ke petani, lucu kalau seperti ini,” katanya.

NTT alokasi terbanyak

Presiden mengatakan, Bendungan Raknamo dengan kapasitas tampung 14 juta kubik air yang menelan anggaran negara hingga Rp760 miliar itu merupakan bendungan yang paling pertama dituntaskan dari total jumlah bendungan yang dialokasikan sebanyak 49 bendungan seluruh Indonesia.

Ia mengatakan, NTT merupakan provinsi yang paling banyak mendapat alokasi sebanyak tujuh bendungan. Sementara wilayah provinsi hanya berkisar satu atau dua bendungan.

Tujuh bendungan itu di antaranya, Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu, dan Bendungan Napunggete di Kabupaten Sikka. Kemudian Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bendungan Lambo di Kabupaten Nagekeo, Bendungan Kolhua di Kota Kupang, dan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang.

Presiden mengatakan, setelah Bendungan Raknamo, pembangunan bendungan yang akan segera dituntaskan yakni Bendungan Rotiklot dan Bendungan Napunggete di Pulau Flores. (*)