Polri Kerahkan 4.007 Personel ke Lokasi Bencana di Berbagai Daerah

Ilustrasi (foto: tempo)

INFONAWACITA.COM – Polri menggeser 4.007 pasukan ke sejumlah lokasi yang menghadapi bencana alam di Pulau Jawa dan Bali. Mereka antara lain diterjunkan ke Bantul, Yogyakarta, Pacitan, serta Bali,

“Kami siapkan 4.007 orang satgaspus (satuan tugas pusat),” kata Ketua Satuan Tugas Operasi Pusat Aman Nusa II Polri Inspektur Jenderal Sudjarno, usai apel gelar pasukan Satgas Operasi Pusat Aman Nusa II di Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (30/11), dilansir dari CNNIndonesia.com.

Sudjarno menambahkan, pasukan yang digeser berasal dari berbagai satuan kepolisian wilayah, seperti Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta hingga Nusa Tenggara Barat.

Polisi juga mengirimkan 100 mobil jenis double cabin (kabin ganda) ke lokasi bencana erupsi Gunung Agung, Bali, untuk membantu proses evakuasi pengungsi. Sudjarno melanjutkan, pihaknya pun akan mengirimkan bantuan helikopter ke Bali bila nantinya dibutuhkan.

“Sebanyak 100 mobil kabin ganda karena sangat spesifik, kemungkinan evakuasi para pengungsi,” katanya.

Ribuan personel Polri yang akan diberangkatkan ke lokasi bencana pada pagi ini mengikuti apel gelar pasukan. Mereka merupakan personel dari berbagai unit, seperti Brigade Mobil (Brimob), polisi satwa, Polisi Air Udara (Polairud), tim Disaster Victim Identification (DVI), dan dokter polisi.

Pasukan ini akan dibagi menjadi lima, yakni Satgas Search and Rescue (SAR), Satgas Lidik Sidik, Satgas Pengungsian dan Perlindungan, Satgas DVI dan Medis, serta Satgas Bantuan Operasional (Banops). Polri juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di pusat dan daerah serta Badan SAR Nasional (Basarnas).

Mereka akan dikerahkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan kepolisian wilayah yang mengalami bencana alam. Sejumlah daerah di Indonesia menghadapi ancaman banjir dan longsor akibat Siklon Tropis Cempaka dan kemudian Dahlia.

BNPB mencatat, korban jiwa mencapai 19 orang akibat bencana ini, yaitu 11 orang di Pacitan, tiga di Yogyakarta, satu di Bantul, satu di Gunung Kidul, dua di Wonogiri dan satu di Wonosobo.(AR)