Politisi PSI Husein Shihab: Evie Effendi Dilaporkan ke Polisi, Terkait Pernyataannya yang Sebut Nabi Muhammad Pernah Sesat

Tangkapan gambar ceramah diduga ustadz Evie Effendy terkait tafsir salah satu surah dalam Alquran, menuai kecaman dari masyarakat. (Foto: IN/zh)
Tangkapan gambar ceramah diduga ustadz Evie Effendy terkait tafsir salah satu surah dalam Alquran, menuai kecaman dari masyarakat. (Foto: IN/zh)

INFONAWACITA.COM – Salah satu politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Husein Shihab menyatakan, seorang mahasiswa asal Bandung telah melaporkan yang diduga ustadz bernama Evie Effendi ke pihak berwenang. Hal ini terkait dengan pernyataan dari diduga ustadz itu yang menyebut dalam rekaman video ceramahnya bahwa ‘Nabi Muhammad pernah sesat’.

“Evie Effendi dilaporkan per hari ini oleh mahasiswa, Hasan Malawi di Bandung,” kata Husein Shihab seperti dikutip dari akun twitternya pada Sabtu (11/8/2018).

Husein Shihab melanjutkan, pernyataan diduga ustadz itu dinilai sesat menyesatkan sehingga harus diaporkan agar tidak menimbulkan kegaduhan.

“Kita sepakat ya, orang sesat menyesatkan harus dilaporkan supaya antar umat beragama tidak saling ribut satu sama lain. Karena Islam dan agama yang lain mengajarkan kedamaian bagi penganutnya,” jelasnya.


Perlu diketahui, video rekaman ceramah diduga ustadz Evie Effendi itu tersebar di media sosial. Dalam rekaman itu, diduga ustadz Evie menjelaskan dengan menukil surah Ad-Duha ayat 7 dan secara sepihak menafsirkan bahwa “Muhammad pernah sesat seperti yang lain, sesat sebelum menjadi Rasul”.

Tak berhenti sampai di situ, dia kemudian mengaitkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Diduga ustadz itu menyatakan, peringatan Maulid Nabi tersebut merupakan peringatan akan kesesatan Nabi Muhammad SAW itu sendiri.

Hasil tafsirannya tersebut, dianggap umat muslim dapat menyesatkan umat. Karena tafsiran tidak berdasarkan kaidah-kaidah dan terkesan subjektif.

Pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat sendiri menyatakan akan memanggil diduga ustadz Evie Effendi ke kantor mereka pada Senin (13/8/2018). Sekretaris Umum MUI Jabar KH Rafani Achyar mengatakan, seperti dikutip dari jawapos.com, pihaknya akan tabayun atau meminta penjelasan terkait ceramah diduga ustadz itu. Diduga ustadz Evie Effendi itu sendiri melalui akun instagramnya yang kini sudah dikunci, telah menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya tersebut.