Polisi Temukan Potongan Tangan di Lokasi Carok Massal Madura

INFONAWACITA.COM – Aparat Polsek Ketapang, Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (8/4), menemukan potongan tangan di lokasi perkelahian massal dengan senjata celurit (carok), yang terjadi di Desa Ketapang, Sabtu sore.

“Potongan tangan ini jadi salah satu dari enam barang bukti yang kami amankan di lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Ketapang AKP Aries Dwiyanto. Namun, dia menyatakan belum mengetahui milik siapa potongan tangan tersebut karena masih harus dicocokkan. “Yang jelas ini adalah bagian tubuh dari salah satu dari tiga korban tewas di TKP,” imbuhnya.

Selain potongan tangan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, yaitu sebilah celurit, sarung pengaman celurit sebanyak tiga buah, sandal jepit satu pasang, tiga buah kopiah, dan pakaian korban carok yang tewas.

Diberitakan sebelumnya, tiga warga tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka saat terjadi carok massal di Dusun Naporah, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang sekitar 50 kilometer ke arah utara Kota Sampang. Kejadian dipicu dugaan santet terhadap seorang warga bernama Saraton yang mengalami sakit dengan kondisi perut kembung sejak sekitar dua tahun lalu, dan pada hari Sabtu kemarin sekitar pukul 15.00 WIB meninggal dunia.

Anak almarhum Saraton, yakni Saliman dan Muhammad Habibi mencurigai kematian ayahnya akibat disantet oleh Mustofa yang tak lain masih tetangganya sendiri. Saliman dan Muhammad Habibi lalu mendatangi rumah Mustofa, sehingga terjadi perkelahian bersenjata celurit tersebut. Muhammad Habibi dan Saliman menyerang keluarga Mustofa yang terdiri dari Sitina dan Abdur Rahman alias Dur.

Tiga orang, yakni Saliman, Mustofa, dan Sitina tewas seketika, sedangkan Muhammad Habibi dan Dur mengalami luka-luka, dan kini dirawat di rumah sakit. Guna mengantisipasi terjadi carok susulan, Polres Sampang menerjunkan sebanyak 80 personel, gabungan dari berbagai satuan, dibantu petugas dari Mapolsek Ketapang di lokasi kejadian.(AR)