PO Bus Belum Minati Terminal Pulogebang

sumber foto: www.rmoljakarta.com

INFONAWACITA.COM –  Perusahaan Otobus (PO) Bus terlihat belum antusias ke Terminal Pulogebang, Sabtu (28/1) merupakan batas akhir PO Bus menutup terminal bayangan.

Hal ini membuat pemerintah memberikan kelonggaran terhadap PO Bus supaya masuk ke Terminal Pulogebang, Jakarta Timur hingga Sabtu (4/2).

Kelonggaran ini setelah berakhirnya batas waktu yang diberikan pemerintah kepada  PO Bus untuk  mau masuk ke Terminal Pulogebang. Selain itu kelonggaran ini tidak akan diperpanjang jika PO Bus yang membandel akan ditindak.

“Jika masih ada yang melanggar langsung kita bekukan saja ijin usaha PO Bus nya. Kita sudah toleran kepada mereka dengan memberi waktu tambahan, mereka juga harus menghargai kita” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (30/1).

Budi menilai masih banyak PO Bus yang masih menggunakan jasa terminal bayangan untuk memberangkatkan penumpang, padahal keberadaan terminal bayangan seringkali membuat kemacetan.

“Saya minta petugas di lapangan untuk standby dan menutup loket-loket penjualan tiket bus AKAP yang masih ada di terminal bayangan. Jadi mereka tidak boleh menjual tiket dan memberangkatkan bus-bus AKAP dari terminal bayangan” kata Budi

Masyarakat kata Budi tidak perlu khawatir akses transportasi ke Terminal Pulogebang karena Bus Transjakarta sudah melayani. Bahkan Budi menjanjikan bus pengumpan untuk beroperasi 24 jam untuk melayani masyarakat.

“Feeder ini harus tersedia dari subuh hingga malam. Karena waktu-waktu kedatangan penumpang arah Timur itu biasanya subuh pagi dan malam hari. Ini yang menjadi keluhan masyarakat dan harus kita perhatikan jika ingin menarik minat masyarakat” kata Budi. (HG)