Pertemuan Presiden Jokowi dan PM Laos Hasilkan Tiga Kesepakatan

Presiden Jokowi dan PM Thongloun Sisoulith menyaksikan penandatanganan kerja sama RI-Laos di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/10). (foto: Setkab)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Demokratik Laos melakukan pertemuan bilateral dan menghasilkan tiga kesepakatan. Indonesia dan Laos sepakat untuk bekerja sama dalam bidang pendidikan, pendidikan tinggi, dan pengawasan terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, sementara Perdana Menteri Thongloun Sisoulith mempin delegasi Laos dalam pertemuan yang dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/10) siang.

Peningkatan kerja sama

PM Laos Thongloun Sisoulith dalam konferensi pers bersama Presiden Jokowi meyakini bahwa Laos dan Indonesia akan terus memperkuat kerja sama di bidang keamanan, perdagangan, perekonomian, dan investasi. Ke depan pihaknya ingin meningkatkan kerja sama di berbagai tingkat baik di regional maupun internasional.

Thongloun juga mengatakan bahwa sebagai sesama anggota ASEAN akan terus berusaha berkontribusi pada peningkatan peran di level regional dan internasional.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Laos kami menyampaikan terima kasih yang sangat tulus kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya di berbagai bidang kepada kami dan berkontribusi juga pada peningkatan sosial ekonomi di Laos,” katanya menambahkan seperti dilansir dari laman Setkab.

Tampak hadir dalam kesempatan itu Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung. Kemudian Menristekdikti M. Nasir, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso. (*)