Persiapan Arus Mudik Lebaran Sudah Cukup Baik, Ini Penjelasan Menteri Perhubungan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (foto: harianterbit.com)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (foto: harianterbit.com)

INFONAWACITA.COM – Persiapan arus mudik Lebaran 2018 dinilai sudah cukup baik.  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pun mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait dan juga pihak keamanan.

Budi menyampaikan hal itu di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (20/5/2018), setelah memberikan Kuliah Umum di Universitas Swadaya Gunung Jati.

“Persiapan mudik alhamdulillah sudah cukup baik. Saya sudah berkoordinasi dengan para menteri dan Kapolri,” kata Budi, dikutip dari Antara.

Budi mengatakan persiapan mudik seperti sarana jalan, baik tol maupun jalan nasional sudah dipersiapkan cukup bagus.

Seperti halnya jalan tol yang saat ini dari Jakarta sampai Surabaya sudah bisa dilalui kendaraan, meskipun masih ada beberapa yang difungsionalkan selama arus mudik.

“Untuk jalan tol dari Jakarta sampai Surabaya sudah bagus dan sudah bisa jalan dan hanya beberapa yang menggunakan jalan fungsional,” ujarnya.

“Selain jalan tol, juga ada jalan nasional yang kami sudah cek bagus sekali,” lanjutnya.

Presiden Joko Widodo setelah meresmikan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi II-VI ruas Parbarakan-Sei Rampah, Jumat 13 Oktober 2017. (foto: Biro Pers Setpres)
Utamakan Keselamatan

Budi juga mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik, harus memerhatikan kendaraannya juga, agar bisa selamat sampai tujuan.

“Saya menganjurkan bagi mereka yang mau mudik lebaran harus memperhatikan kendaraannya harus siap,” katanya.

Selain itu juga harus ada pengecekan kendaraan seperti bus, angkot, truk dan kendaraan lainnya, terutama yang sangat vital, seperti rem, ban, klakson, spion dan yang berhubungan dengan keselamatan.

“Namanya rem cek, mulai dari rem, ban, klakson, spion dan yang lainnya, karena kalau tidak baik maka bisa terjadi kecelakaan,” kata Budi.

“Saya minta tolong Dishub dan Polri untuk melakukan pengecekan dan kalau ada mobil tidak ram chek, maka tidak boleh jalan atau tidak boleh beroperasi,” ujar Budi.