Penuhi Syarat Ini, UMKM Boleh Ikut Tax Amnesty

photo: jogjaprov.go.id

INFONAWACITA – Kebijakan pengampunan pajak tidak hanya ditujukan kepada pengusaha besar. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah memiliki nomor pokok wajib pajak dan secara administrasi tertata rapi boleh ikut.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, ada banyak UMKM yang telah menjadi wajib pajak tapi secara administrasi perpajakan tidak tertata rapi. Alasannya karena khawatir diperiksa dan terkena denda.

Karena itu, UMKM diminta lebih transparan dalam melaporkan pajak. Dengan adanya pengampunan pajak semestinya pengusaha UMKM tidak perlu khawatir lagi karena hartanya sudah terdaftar dan tidak akan kena denda.

Ada berbagai keuntungan akan diperoleh UMKM jika ikut program ini. Selain bebas dari denda 200 persen dari pokok pajak, UMKM bisa berbisnis dengan tenang dan memperoleh pinjaman dari perbankan dengan mudah.

Para pengamat mengusulkan agar tarif tebusan yang dikenakan kepada UMKM yang ikut program pengampunan pajak berkisar 0,5 persen sampai 1 persen. [KG]