Penilaian Kota Tangguh dengan 71 Indikator Ketahanan Daerah

INFONAWACITA – Direktorat Pengurangan Risiko Bencana (Dit.PRB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan workshop Uji Indikator Kota Tangguh untuk Pemerintah Kota Bima dengan menggunakan 71 Indikator Ketahanan Daerah yang di laksanaan di Hotel Camelia, Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/06/16).

Acara ini dihadiri oleh 45 peserta dari 27 Instasi di Kota Bima. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut upaya perwujudan Kota Bima sebagai Kota Tangguh Bencana yang mulai dicanangkan sejak tahun 2015.

Dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima, Ir.H.Sarafuddin,M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki arti penting untuk menilai sejauh mana perkembangan ketangguhan Kota Bima setelah penilaian melalui Score Card pada tanggal 7-9 September 2015 yang lalu.

Pada acara ini dipaparkan rekomendasi dan hasil penilaian Score Card oleh Kepala Seksi Pengelolaan Risiko Bencana BNPB, Gita Yulianti Suwandi,S.T., materi dilanjutkan dengan pemaparan Kebijakan dan Strategi Penanggulangan Bencana Tahun 2015-2019 serta pengantar penilaian kapasitas daerah berdasarkan 71 Indikator Workshop ini sekaligus menjadi ujicoba implementasi 71 Indikator untuk penurunan indeks risiko bencana dan mengukur ketangguhan daerah.

Melalui workshop ini, diharapkan dapat menyempurnakan alat ukur 71 Indikator Ketahanan Daerah tersebut untuk diujicoba di daerah lain.  Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ujicoba pertama monitoring penurunan indeks risiko bencana di daerah yang sekaligus menguji sejauh mana indikator tersebut digunakan untuk menilai ketangguhan kota. (Sumber Berita bnpb.go.id)