Pengamat Sebut Jokowi Sudah Menang Satu Langkah atas Prabowo

Habib Luthfi bin Yahya, Presiden Jokowi dan KH. Ma'ruf Amin di Festival Shalawat Nusantara di Sentul, Sabtu (24/2/2018). (Foto: BPMI)

INFONAWACITA.COM – Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Stanislaus Riyanta memuji strategi petahana Capres Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih Ketua MUI Ma’ruf Amin sebagai Cawapresnya. Jokowi dianggap sudah menang satu langkah dari lawannya.

“Pilihan Joko Widodo untuk didampingi oleh Ma’ruf Amin adalah strategi yang sangat jitu untuk menutup serangan-serangan dari oposisi,” ungkap Stanislaus dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (10/8/2018).

Seperti diketahui kata Stanislaus, Jokowi memiliki hubungan yang tidak cukup baik dengan kelompok berbasis Agama. Sementara lawannya, Prabowo Subianto memiliki hubungan yang mesra dengan kelompok agama. Meski demikian, akhirnya Prabowo pun memilih Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang tidak merepresentasikan umat Islam.

“Joko Widodo dan koalisi pengusungnya sangat cerdas bahkan bisa dianggap sudah menang satu langkah di depan,” jelasnya.

Pertarungan Belum Usai

Meski demikian kata Stanislaus, pertarungan belum berakhir. Posisi Jokowi belum dapat dikatakan aman untuk saat ini. Sebab, kritik-kritik soal ekonomi di era pemerintahan Jokowi masih menunggu di Pilpres 2019.

Misalnya saja kata Stanislus sentimen terhadap tenaga kerja asing yang menjadi salah satu isu melemahkan Joko Widodo selama menjadi Presiden. Hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menggalang massa yang kontra dengan kebijakan investasi dan masuknya tenaga asing di Indonesia.

Meski demikian ia meyakini jika politik identitas pada Pilpres ini akan lebih dapat ditahan tidak seperti Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu.

Selain itu untuk ekonomi sendiri Stanislus meyakini jika Presiden Jokowi akan jauh lebih percaya diri. Sebab, selama 4 tahun memerintah, ia giat membangun infrastruktur di daerah-daerah yang selama ini tidak terjangkau.

“Dengan berbagai pertimbangan tersebut peluang Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk memenangkan Pilpres 2019 lebih besar,” urainya. (DS/yi)